Istimewanya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Samsul Hadi, M.Pd., hadir langsung dan bertindak sebagai Pembina Upacara.
Upacara tersebut diikuti dengan antusias oleh seluruh jajaran manajemen sekolah, guru, staf, serta ratusan siswa baru yang siap memulai masa putih-abu.
Baca Juga: Siswa SMAN 9 Mataram Raih Medali Emas di Kejuaraan Karate Asia Tenggara 2026
Dalam amanatnya, Dr. Samsul Hadi menyampaikan beberapa poin penting sekaligus pesan motivasi untuk membekali para siswa baru.
Diantaranya tentang pentingnya adaptasi positif. Siswa baru diajak untuk cepat beradaptasi dengan lingkungan, budaya, dan sistem pembelajaran di SMA yang menuntut kemandirian lebih tinggi dibandingkan jenjang sebelumnya.
Lalu tentang bagaimana menciptakan sekolah ramah anak dan anti-perundungan. Dimana MPLS harus menjadi sarana yang aman, edukatif, dan menyenangkan. Kadis Dikbud melarang keras segala bentuk perundungan (bullying) atau kekerasan fisik selama kegiatan berlangsung.
Kadis Dikbud juga memotivasi siswa agar tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga aktif mengasah potensi non-akademik serta menjaga integritas diri demi mendukung visi generasi NTB yang cerdas dan berkarakter.
Baca Juga: Lima SMA Negeri di Mataram Masih Sisakan Kuota, Dikpora NTB Minta Warga Tak Terpaku Sekolah Favorit
Upacara pembukaan ditutup dengan penyematan tanda peserta MPLS secara simbolis kepada perwakilan siswa baru, dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara. Prosesi ini menandai dimulainya perjalanan akademik para siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang cemerlang di SMAN 9 Mataram.
Editor : Siti Aeny MaryamSumber : Liputan