Unram Dukung Kabupaten Sumbawa Barat Maju, Siapkan Profesor Berdampak dan Dokter Spesialis

Jay • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 15:10 WIB
SIAPKAN PROFESOR BERDAMPAK: Rektor Unram Prof Sukardi menerima cinderamata pada audiensi strategis antara jajaran Unram, Pemerintah KSB, dan PT AMMAN Mineral di Kantor Bupati KSB, Senin (20/7). Unram dukung KSB maju, siapkan Profesor Berdampak hingga dokter spesialis.
SIAPKAN PROFESOR BERDAMPAK: Rektor Unram Prof Sukardi menerima cinderamata pada audiensi strategis antara jajaran Unram, Pemerintah KSB, dan PT AMMAN Mineral di Kantor Bupati KSB, Senin (20/7). Unram dukung KSB maju, siapkan Profesor Berdampak hingga dokter spesialis.

 

LombokPost- Universitas Mataram (Unram) memperkuat komitmennya mendukung Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Maju melalui berbagai program strategis yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Dukungan Unram untuk KSB Maju diwujudkan melalui program Profesor Berdampak, penguatan desa, perluasan akses pendidikan, hingga penyiapan dokter spesialis guna mempercepat pembangunan KSB.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi strategis antara jajaran Unram, Pemerintah KSB, dan PT AMMAN Mineral di Kantor Bupati KSB, Senin (20/7). Pertemuan ini membahas penguatan sinergi perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan dunia industri untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di KSB.

Wakil Bupati KSB Hj Hanipah berharap kepakaran yang dimiliki Unram mampu memperkuat berbagai program prioritas KSB Maju. Mulai dari pengembangan plasma sapi, budidaya pesisir, penguatan pariwisata berbasis masyarakat, percepatan penurunan stunting, hingga implementasi program Satu Desa Satu Bank Sampah.

Baca Juga: Unram Kirim 13 Delegasi ke Peksimida NTB 2026, Bidik Tiket Peksiminas

Rektor Unram Prof Sukardi menegaskan perguruan tinggi harus hadir sebagai penyedia solusi bagi persoalan masyarakat. Melalui program Profesor Berdampak, hasil pendidikan, penelitian, dan pengabdian tidak hanya berhenti sebagai publikasi ilmiah, tetapi diterapkan langsung untuk mendukung pembangunan desa.

"Perguruan tinggi tidak boleh berhenti pada publikasi ilmiah semata. Kepakaran yang dimiliki harus mampu memberikan solusi nyata bagi persoalan masyarakat dan menjadi bagian dari pembangunan daerah," tegas Prof Sukardi.

Program Profesor Berdampak melibatkan guru besar, dosen muda, dan mahasiswa dalam pendampingan desa secara berkelanjutan. Melalui pendekatan tersebut, Unram ingin memastikan hasil riset benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus mempercepat terwujudnya KSB Maju.

Baca Juga: Andi Emirsyah Wicaksono Lolos OSN Provinsi, Harumkan Nama MAN 2 Mataram

Selain itu, Unram memperkenalkan konsep CEO Desa, yakni penugasan mahasiswa tingkat akhir untuk mendampingi pengembangan potensi desa. Hasil pendampingan tersebut akan diakui sebagai tugas akhir sehingga mahasiswa memperoleh rekognisi akademik atas pengabdian yang dilakukan ditengah masyarakat.

Di sektor pendidikan, Prof Sukardi menuturkan, sekitar 42 persen mahasiswa Unram berasal dari kelompok ekonomi rentan dengan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.

Karena itu, Unram menawarkan pola kolaborasi pendanaan bersama pemerintah daerah untuk mendukung operasional mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah KSB agar program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Tidak hanya itu, Unram juga menawarkan pembukaan kelas Magister (S2) dan Doktor (S3) berbasis hybrid bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat KSB. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia tanpa harus meninggalkan daerah.

Baca Juga: Dosen UMMAT Perkuat Kompetensi Bahasa Arab di Universitas Umm Al-Qura, Arab Saudi

Di bidang kesehatan, Unram mendorong Pemkab KSB mengirimkan putra-putri terbaik daerah mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Program tersebut diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang dalam memenuhi kebutuhan dokter spesialis di rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Kabupaten Sumbawa Barat.

Sementara itu, Wakil Rektor II Unram Prof Akmaluddin mengusulkan penguatan kemitraan dengan sektor industri melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT AMMAN Mineral.

Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan, termasuk rencana pembangunan Gedung Bersama di lingkungan Unram,” ucapnya.

Baca Juga: Universitas Brawijaya Gandeng FKIP Unram Cetak Petani Milenial Berbasis AI, Siapkan SDM Pertanian NTB

PT AMMAN Mineral menyambut positif usulan tersebut. Kolaborasi yang selama ini telah terjalin dinilai memiliki potensi untuk diperluas. Sehingga mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi pengembangan pendidikan tinggi maupun pembangunan daerah.

Menutup audiensi, tim pakar Unram menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis. mulai dari penguatan manajemen pascapanen sektor peternakan hingga sinkronisasi edukasi pengelolaan sampah terpadu.

Seluruh pihak sepakat setiap program harus diawali dengan identifikasi kebutuhan masyarakat serta kajian komprehensif agar kolaborasi Unram, Pemkab KSB, dan dunia industri benar-benar menghasilkan inovasi yang mendukung KSB Maju secara berkelanjutan.

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
profesor berdampak KSB Maju Unram Dokter Spesialis Universitas Mataram