ESDA & Vescoff Buka Kelas Inklusif untuk Siswa Disabilitas, Siapkan Kesempatan Magang hingga Kerja

Marthadi • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:28 WIB
Salah satu siswi didampingi tim barista ESDA & Vescoff mempraktikkan keterampilan meracik minuman.
Salah satu siswi didampingi tim barista ESDA & Vescoff mempraktikkan keterampilan meracik minuman.

 

LombokPost – ESDA & Vescoff bersama Circle Puan dan SLBN 2 Lombok Barat meluncurkan Program Kelas Inklusif ESDA sebagai upaya memperluas akses pembelajaran sekaligus pengalaman kerja bagi siswa berkebutuhan khusus.

Program tersebut diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas memasuki dunia kerja.

Usai penandatanganan MoU, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Bar Takeover, di mana area bar ESDA & Vescoff dioperasikan langsung oleh siswa-siswi SLBN 2 Lombok Barat.

Selama kegiatan, peserta didampingi tim barista ESDA & Vescoff serta guru pendamping untuk mempraktikkan keterampilan meracik minuman, melayani pelanggan, hingga mengenal standar operasional di industri makanan dan minuman (food and beverage/F&B).

Pemilik ESDA & Vescoff Eka Sintala mengatakan program tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada siswa berkebutuhan khusus sehingga mereka memiliki bekal saat memasuki dunia profesional.

Baca Juga: Mobil Listrik Tetap Diangkut Kapal, Pemprov NTB Berlakukan Skema Khusus

"Melalui pengalaman langsung di lingkungan kerja, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis, kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, dan kesiapan menghadapi dunia profesional," ujarnya.

Program Kelas Inklusif ESDA dijadwalkan berlangsung setiap Sabtu selama Agustus 2026, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 Wita. Materi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan peserta dan dipadukan antara teori serta praktik langsung di lingkungan kerja.

Seluruh kegiatan akan didampingi oleh tim ESDA & Vescoff bersama tenaga pendidik dari SLBN 2 Lombok Barat guna memastikan proses belajar berjalan aman, nyaman, dan efektif.

Tak hanya pelatihan, ESDA & Vescoff bersama Circle Puan juga menyiapkan program magang bagi peserta yang dinilai memiliki kompetensi, kedisiplinan, dan kesiapan kerja. Peserta yang lolos evaluasi akan memperoleh kesempatan merasakan pengalaman bekerja secara langsung di ESDA & Vescoff sebagai bagian dari proses transisi menuju dunia kerja.

Baca Juga: Ketika Senyum Anak Merekah di Balik Tembok Pembinaan LPKA Lombok Tengah, Tawa dan Haru Mewarnai Penyerahan Remisi Hari Anak Nasional 2026

Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi contoh praktik inklusi yang tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga membuka peluang berkarya dan memperoleh pengalaman kerja yang setara bagi penyandang disabilitas.

Melalui program ini, ESDA & Vescoff, Circle Puan, dan SLBN 2 Lombok Barat berharap semakin banyak pelaku usaha di Nusa Tenggara Barat ikut membuka ruang bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi serta berkontribusi di dunia kerja secara profesional.

Editor : Marthadi
ESDA & Vescoff Kelas Inklusif ESDA SLBN 2 Lombok Barat Penyandang disabilitas NTB Program magang disabilitas