Madrasah Mataram Makin Digital, Pengawasan Guru dan Siswa Diperkuat

Jay • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:39 WIB
Kepala Kemenag Kota Mataram Hamdun
Kepala Kemenag Kota Mataram Hamdun

 

LombokPost- Anggapan lama yang menyebut madrasah sebagai sekolah tertinggal perlahan ditinggalkan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, transformasi digital semakin masif dan ikut memperkuat daya tarik madrasah sebagai pilihan pendidikan masyarakat.

Di Kota Mataram, digitalisasi madrasah tidak hanya menyentuh urusan administrasi. Perubahan itu telah masuk ke berbagai lini pengelolaan pendidikan. Mulai dari penerimaan peserta didik baru (PPDB), proses pembelajaran, kedisiplinan guru, hingga pemantauan perkembangan siswa.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram Hamdun mengatakan, sejak PPDB, administrasi madrasah telah bermigrasi ke sistem digital. Hampir seluruh proses yang sebelumnya dilakukan secara manual kini beralih menggunakan sistem berbasis aplikasi.

Baca Juga: HP Siswa di Sekolah Mataram Mulai Dibatasi, Aturan Baru Perkuat Kebijakan Daerah

“Melalui aplikasi, sistem kontrol dan pengawasan kini masuk jauh lebih dalam ke ruang kelas. Mulai dari pemantauan kegiatan pembelajaran, kontrol disiplin guru, hingga pelaporan perkembangan siswa kepada wali murid,” ujar Hamdun.

Menurutnya, transformasi digital madrasah memberikan kemudahan sekaligus memperkuat sistem pengawasan. Dengan dukungan tim madrasah, berbagai aktivitas dan operasional lembaga pendidikan dapat terdokumentasi secara lebih rapi dan terukur.

Digitalisasi madrasah juga tidak hanya mengandalkan aplikasi. Sistem itu diperkuat dengan pengawasan berbasis teknologi, termasuk pemasangan kamera CCTV di lingkungan sekolah.

Baca Juga: Modal HP, Siswi SMAN 1 Labuapi Juara Poster Lombok Barat

Sistem itu menjadi bagian dari upaya menciptakan rekam jejak kegiatan madrasah yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Hal ini meminimalkan potensi pelanggaran atau tindakan kekerasan di lingkungan sekolah karena seluruh bukti terdokumentasi secara akurat dan tidak bisa dimanipulasi,” tuturnya.

Hamdun menilai, percepatan transformasi digital madrasah menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Perkembangan teknologi menuntut lembaga pendidikan terus beradaptasi agar tidak tertinggal oleh perubahan zaman.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lombok Post
Madrasah digital di Mataram Digitalisasi madrasah Mataram digitalisasi madrasah Transformasi digital madrasah Kemenag Kota Mataram