LombokPost- Upaya memperkuat karakter siswa SMP di Kota Mataram terus digenjot. Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Mataram kini menyiapkan Forum OSIS Kota Mataram sebagai wadah kolaborasi sekaligus penggerak program penguatan karakter siswa.
Forum OSIS Mataram nantinya tidak sekadar menjadi tempat berkumpulnya pengurus OSIS. Para siswa akan dibekali kemampuan sebagai peer educator atau pendidik sebaya. Mereka diharapkan mampu menyampaikan edukasi positif sekaligus menjadi penghubung bagi siswa yang menghadapi persoalan di lingkungan sekolah.
Ketua MKKS Kota Mataram Burhanuddin mengatakan, program penguatan karakter siswa berbasis OSIS itu ditargetkan mulai berjalan akhir Agustus atau awal September.
Baca Juga: Unram Kirim Tim Medis dan Relawan, UKT 138 Mahasiswa NTT Dibebaskan
“Sebagai pelopor, mereka bertugas menyosialisasikan materi karakter yang didapat kepada rekan-rekan sebaya. Sedangkan sebagai pelapor, mereka menjadi kanal komunikasi bagi siswa yang menemukan tindakan kekerasan atau bullying di sekolah untuk segera dilaporkan kepada pihak sekolah,” terangnya, Rabu (19/8).
Konsep peer educator di sekolah dirancang dengan pembekalan yang cukup lengkap. MKKS Kota Mataram menggandeng sejumlah instansi untuk memberikan materi sesuai bidang masing-masing. Pendidikan antikorupsi akan melibatkan Inspektorat. Sementara materi keselamatan berlalu lintas akan diberikan Kepolisian bersama Dinas Perhubungan.
Untuk pencegahan narkoba, siswa akan mendapatkan edukasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Materi pencegahan radikalisme melibatkan Densus 88. Sedangkan kesiapsiagaan menghadapi bencana akan dibekali Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Baca Juga: UMMAT Perkuat Internasionalisasi Kampus, Empat Mahasiswa Sudan Bergabung
Tak kalah penting, pencegahan bullying di sekolah juga menjadi salah satu materi utama. Edukasi itu akan melibatkan DP3A bersama Unit PPA Polresta Mataram.
Burhanuddin menjelaskan, pelibatan lintas sektor itu dilakukan agar penguatan karakter siswa tidak berhenti pada teori. Para pengurus OSIS diharapkan memperoleh pengetahuan praktis yang bisa diterapkan ketika kembali ke sekolah masing-masing.
Kehadiran Forum OSIS Kota Mataram juga diharapkan mampu memperkuat komunikasi antarpengurus OSIS SMP. Selama ini, berbagai kegiatan OSIS berjalan di sekolah masing-masing sehingga dibutuhkan ruang bersama untuk berbagi pengalaman dan menyusun gerakan positif. Melalui forum itu, para siswa akan menjalankan dua fungsi sekaligus, yakni sebagai pelopor dan pelapor.
Baca Juga: Siswi MAN 2 Mataram Bawa Rimpu Bima ke Panggung Dunia di Mesir
“Pola ini dinilai dapat membuat siswa lebih berani berkomunikasi. Sebab, persoalan yang dialami remaja terkadang lebih mudah disampaikan terlebih dahulu kepada teman sebaya yang dianggap dekat,” ujarnya.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Lombok Post