Yayasan Maraqitta'limat Wisuda 460 Lulusan Tahun Akademik 2025/2026

Yuyun Kutari • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:20 WIB
Ketua Dewan Yayasan Maraqitta
Ketua Dewan Yayasan Maraqitta'limat TGH Hazmi Hamzar menyampaikan sambutan pada acara Wisuda Bersama Ke-XIII STIKES Hamzar, STKIP Hamzar, dan STEI Hamzar di Mataram, Senin (24/8). (IST/LOMBOK POST)

LombokPost-Sebanyak 460 lulusan resmi disumpah dalam Wisuda Bersama STIKES, STKIP, dan STEI Hamzar Tahun Akademik 2025/2026 periode genap. Prosesi sakral dan penuh hikmad tersebut, berlangsung di Mataram, Senin (24/8). 

Para lulusan tersebut berasal dari tiga perguruan tinggi di bawah Yayasan Maraqitta'limat. Dari STIKES Hamzar, lulusan terdiri atas 108 orang S1 Ilmu Keperawatan reguler, 19 orang S1 Ilmu Keperawatan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), 40 orang S1 Pendidikan Bidan reguler, serta 66 orang S1 Pendidikan Bidan RPL.  

Sementara itu, STKIP Hamzar meluluskan 54 mahasiswa dari program studi S1 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan 161 mahasiswa dari S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). 

Baca Juga: Yayasan Maraqitta'limat Gelar Wisuda Bersama XII serta Pengambilan Sumpah STIKES, STKIP dan STEI Hamzar

Adapun dari STEI Hamzar, sebanyak 12 mahasiswa dinyatakan lulus dari program studi S1 Perbankan Syariah.

Dalam wisuda tersebut, sejumlah lulusan terbaik juga diumumkan berdasarkan capaian akademik masing-masing program studi.  

Di STKIP Hamzar, lulusan terbaik untuk Program Studi (Prodi) S1 PGSD, predikat Terbaik I diraih Muhtamar Zan dengan IPK 3,91. Posisi Terbaik II diraih Ropi Herlina dengan IPK 3,90, sedangkan Terbaik III diraih Hartika dengan IPK 3,89.  

Capaian lebih tinggi diraih lulusan S1 PAUD. Andi Pasigar menjadi lulusan terbaik pertama sekaligus peraih IPK tertinggi di lingkup STKIP Hamzar dengan IPK 3,97. 

Posisi Terbaik II diraih Afifatul Azqia dengan IPK 3,96, disusul Susana Aulia di posisi Terbaik III dengan IPK 3,95.  

Sementara itu, dari STEI Hamzar, tiga lulusan terbaik Program Studi S1 Perbankan Syariah Angkatan XII Tahun Akademik 2025/2026 juga diumumkan. 

Pebrian menempati posisi pertama sekaligus meraih predikat Summa Cumlaude dengan IPK 3,91.  

Posisi kedua diraih Saofa Sabila dengan IPK 3,76 dan predikat Cumlaude. Sedangkan peringkat ketiga diraih Supini dengan IPK 3,75, juga dengan predikat Cumlaude.  

Baca Juga: Asisten II Panen Kangkung di Lomba P2L, Perkuat Ketahanan Pangan Warga Mataram

Dari STIKES Hamzar, lulusan terbaik berasal dari Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan S1 Pendidikan Bidan, baik jalur Reguler maupun Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).  

Pada S1 Ilmu Keperawatan Reguler, Arsada Falatansa, S.Kep. menjadi lulusan terbaik pertama dengan IPK 3,71. Posisi kedua diraih Fita Laudiana, S.Kep. dengan IPK 3,66, sedangkan Muhammad Febrian Hidayat, S.Kep. menempati posisi ketiga dengan IPK 3,63. Ketiganya lulus dengan predikat Dengan Pujian. 

Untuk jalur S1 Ilmu Keperawatan RPL, Puspita Asriani, S.Kep. menjadi lulusan terbaik pertama dengan IPK 3,86. Peringkat kedua diraih Nur Afwi Adriana, S.Kep. dengan IPK 3,82 dan posisi ketiga diraih Zaenal Basri Palaguna, S.Kep. dengan IPK yang sama, 3,82. Ketiganya juga lulus dengan predikat Dengan Pujian.  

Pada S1 Pendidikan Bidan Reguler, Rizka Safiyaharni, S.Keb. meraih posisi Terbaik I dengan IPK 3,95. Selanjutnya, Bq. Rabiatul Adawiyah, S.Keb. berada di posisi kedua dengan IPK 3,83 dan Ziaratul Aini, S.Keb. di posisi ketiga dengan IPK 3,70.  

Adapun IPK tertinggi pada wisuda kali ini diraih Nurhasanah, S.Keb. dari S1 Pendidikan Bidan RPL. Ia mencatatkan IPK 3,97 dan menjadi lulusan terbaik pertama. 

Posisi kedua diraih Diah Rosalia Firdaus, S.Keb. dengan IPK 3,95, sedangkan Wulan Dyah Putri Virgosari, S.Keb. menempati posisi ketiga dengan IPK 3,95. Seluruh lulusan terbaik tersebut dinyatakan lulus dengan predikat Dengan Pujian.

Kolase foto yang mengabadikan momen-momen penting dari acara Wisuda Bersama Ke-XIII STIKES Hamzar, STKIP Hamzar, dan STEI Hamzar, di Mataram, Senin (24/8). Acara ini penuh dengan kebanggaan, tradisi, dan pengakuan atas pencapaian akademik. (IST/LOMBOK POST)
Kolase foto yang mengabadikan momen-momen penting dari acara Wisuda Bersama Ke-XIII STIKES Hamzar, STKIP Hamzar, dan STEI Hamzar, di Mataram, Senin (24/8). Acara ini penuh dengan kebanggaan, tradisi, dan pengakuan atas pencapaian akademik. (IST/LOMBOK POST)

Ketua Dewan Yayasan Maraqitta'limat TGH Hazmi Hamzar mengatakan momentum wisuda dari lulusan tiga kampus tersebut, disaksikan penuh haru dan rasa syukur, bersama para orang tua atau wali.  

“Alhamdulillah, wisudawan dan wisudawati kita, termasuk pada orang tua dan wali mereka, ikut berbahagia menyaksikan momen berharga ini,” ujarnya.

Pesannya, agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah. Wisuda, menurutnya, bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.  

Baca Juga: PT Sapo Development Sumbang Rp2 Miliar untuk Korban Kebakaran Sade

Ia menegaskan, ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan harus benar-benar menjadi bekal bagi para lulusan untuk melangkah ke tahap berikutnya. 

Selain ilmu akademik, keterampilan dan pengalaman yang didapat, selama berada di kampus juga perlu terus dikembangkan agar mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.  

“Jangan berpuas diri. Ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang sudah didapat selama belajar di kampus harus menjadi bekal untuk bersaing di dunia kerja,” jelasnya. 

TGH Hazmi juga optimistis seluruh lulusan mampu terserap di dunia kerja dan menjalankan profesinya dengan baik. “Ini kan profesional. Kepake semua anak-anak ini, gak ada yang nganggur,” tandasnya. 

Ketua Yayasan Maraqitta'limat HM Fadlurrahman menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan. 

Setelah diwisuda, para lulusan diharapkan mampu membawa ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan ke tengah masyarakat.  

Harapannya, kompetensi yang dimiliki para lulusan tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi keluarga dan masyarakat. 

“Saya berharap para lulusan bisa mengaplikasikan segala ilmu dan pengalaman yang mereka dapat selama pendidikan di Hamzar. Bisa bermanfaat untuk dirinya, untuk keluarga dan juga masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Kemenkum NTB Dorong Sentra KI Jadi Mesin Ekonomi Daerah, Libatkan 26 Perguruan Tinggi

Ia menjamin kualitas lulusan terus dijaga melalui proses pendidikan dan pengujian. Khusus lulusan keperawatan dan kebidanan, mereka harus mengikuti ujian nasional sebelum dinyatakan lulus dan mengikuti wisuda.

Kepala LLDikti Wilayah VIII I Gusti Lanang Bagus Eratodi, berpesan agar lulusan perguruan tinggi Yayasan Maraqitta’limat segera menunjukkan tiga hal.

Dimulai dari mendongkrak karier, berani berwirausaha tanpa bergantung pada rekrutmen CPNS/PPPK, serta melanjutkan studi lewat beasiswa. “Ada banyak beasiswa di luar sana, baik itu dari pemerintah maupun swasta, peluangnya terbuka lebar,” tegasnya. 

Ia juga mengingatkan perguruan tinggi, untuk lebih adaptif terhadap pergeseran tren program studi di era Industri 4.0. Minat pada sains dan IT murni dinilai melandai, sementara prodi terapan berbasis digital, seperti digital marketing dan digital accounting makin diminati.  

“Banyak pekerjaan yang hilang, tetapi banyak pula pekerjaan baru yang muncul. Pekerjaan baru inilah yang tampaknya dilirik prodi-prodi yang relevan,” katanya.

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan
lulusan terbaik akademik pendidikan perguruan tinggi wisuda