LombokPost--Tim Dosen Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Mataram membekali 30 kader kesehatan Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU) melalui pelatihan terstruktur Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS).
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat skema Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) ini digelar untuk menekan angka komplikasi Diabetes Melitus dan Hipertensi sekaligus meningkatkan kualitas hidup lansia di wilayah setempat.
Ketua Tim Pengabdi Poltekkes Kemenkes Mataram, Dr. Akhmad Fathoni, S.Kp., M.Kes., menyampaikan bahwa rendahnya angka kunjungan lansia ke fasilitas kesehatan dan perlunya penanganan efektif terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi alasan utama digelarnya program ini.
Menurutnya, kader kesehatan memegang peran vital sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
"Kader memegang peranan krusial sebagai pengingat jadwal kontrol, motivator minum obat teratur, sekaligus penghubung antara pasien dan Puskesmas. Melalui pelatihan terstruktur ini, kami membekali kader dengan pemahaman deteksi dini gejala 3P Diabetes, tanda bahaya Hipertensi sebagai silent killer, penerapan gerakan PATUH, hingga pembatasan asupan Gula, Garam, dan Lemak (GGL) berbasis Isi Piringku," ujar Akhmad Fathoni.
Baca Juga: Unram Perkuat Literasi Warga Pesisir Lewat Character Building
Dalam pelaksanaannya, Akhmad Fathoni didampingi oleh dosen lain yakni Desty Emilyani, M.Kep., dan Taufiqurrahman, M.Tr.Kep., serta empat mahasiswa Program Sarjana Terapan Keperawatan; Fhatir Hidayat, Naya Padila, Ziyadatul Khoir, dan Wira Mulya Wijaya KP.
Edukasi disampaikan menggunakan media modul, leaflet, hingga demonstrasi praktik inovasi secara langsung.
Upaya peningkatan kapasitas ini membuahkan hasil nyata.
Evaluasi kegiatan mencatat adanya lonjakan pemahaman kader hingga 70 persen usai mengikuti seluruh sesi pelatihan dan praktik.
Kepala Desa Sigar Penjalin, Zawil Fadli, SP., bersama jajaran Puskesmas Tanjung mengapresiasi penuh inisiatif tim Poltekkes Kemenkes Mataram.
Pihaknya berharap pembekalan ini berlanjut secara berkesinambungan agar warga Desa Sigar Penjalin kian mandiri dan berdaya dalam mengelola kesehatan penyakit kronis.
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post