SDN 13 Mataram Perkuat Karakter Islami Siswa Lewat Pembiasaan Harian

Jay • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 17:26 WIB
KARAKTER ISLAMI: Siswa SDN 13 Mataram saat melaksanakan salat duha di halaman sekolah setempat, belum lama ini.
KARAKTER ISLAMI: Siswa SDN 13 Mataram saat melaksanakan salat duha di halaman sekolah setempat, belum lama ini.

 

LombokPost- SDN 13 Mataram serius memperkuat karakter Islami siswa sejak usia dini. Penguatan karakter Islami tidak hanya diterapkan melalui pembelajaran di dalam kelas. Sekolah menjadikannya sebagai bagian dari kebiasaan harian siswa agar nilai akhlak mulia tumbuh secara konsisten.

Kepala SDN 13 Mataram Baiq Nurul Hidayani mengatakan, kondisi seluruh guru dan siswa yang beragama Islam menjadi salah satu dasar sekolah dalam menyusun berbagai program penguatan karakter. Pembiasaan bahkan dimulai sejak siswa tiba di sekolah. Setiap pagi, siswa diarahkan untuk bersalaman dengan guru di pintu gerbang.

Setelah mengikuti upacara bendera pada Senin, siswa mendapatkan program keagamaan khusus pada Selasa, Rabu, dan Kamis. Program itu diberi nama Sapa Haji (Sambut Pagi dengan Duha dan Mengaji).

Baca Juga: MAN 2 Mataram Borong Juara Lomba Cerdas Keuangan OJK NTB

“Terus imtak di hari Jumat. Kemudian kalau sudah zuhur itu kami melakukan salat berjamaah zuhur,” ujar Nurul.

Rangkaian kegiatan itu diharapkan membuat karakter Islami siswa SDN 13 Mataram tidak berhenti pada teori. Nilai keagamaan diupayakan hadir dalam kebiasaan siswa selama berada di lingkungan sekolah.

Pendidikan karakter juga diintegrasikan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sekolah tidak hanya memperhatikan asupan makanan siswa, tetapi juga menjadikan momen makan sebagai bagian dari pembelajaran adab.

Baca Juga: SMAN 2 Mataram Buka Jalur Prioritas IUP UGM, Bidik Double Degree Taiwan

Siswa dibiasakan membaca doa sebelum makan dan mengucapkan syukur setelah selesai. Mereka juga diarahkan memahami cara makan yang baik sesuai tuntunan agama.

Dengan cara itu, kata Nurul, pendidikan karakter Islami tidak hanya berlangsung ketika siswa mengikuti kegiatan keagamaan. Nilai-nilai itu juga diterapkan dalam aktivitas sederhana yang dilakukan setiap hari.

“Kami juga rutin menggelar kegiatan memperingati hari-hari besar keagamaan. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menjaga suasana sekolah tetap religius sekaligus memperkuat kebersamaan antarsiswa,” ujar Nurul.

Baca Juga: OSIS SMP Mataram Didorong Jadi Pengawas Kebijakan Sekolah

Bagi sekolah, lanjutnya, pembentukan karakter Islami merupakan proses yang harus dilakukan secara konsisten. Pembiasaan sejak dini dinilai penting agar nilai sopan santun, disiplin, tanggung jawab, dan akhlak mulia tumbuh dalam diri siswa.

Melalui program Sapa Haji, Imtak, salat berjamaah, hingga pembiasaan adab makan, sekolah terus memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan. “Kami berharap karakter Islami siswa yang dibangun melalui berbagai pembiasaan dapat melekat dalam kehidupan siswa,” pungkasnya.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lombok Post
SDN 13 Mataram karakter Islami siswa pendidikan karakter SDN 13 Mataram karakter Islami siswa SDN 13 Mataram pendidikan karakter Islami