Unram Terapkan Mesin Produksi untuk Tingkatkan Produktivitas UMKM Ayam Bakar Inaq Beleq

Yuyun Kutari • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 19:12 WIB
Foto bersama usai penyerahan mesin teknologi tepat guna oleh tim PKM Jurusan Teknik Mesin UNRAM kepada UMKM Ayam Bakar Inaq Beleq di Praya, Lombok Tengah, di akhir Juli 2026 lalu. (IST/LOMBOK POST)
Foto bersama usai penyerahan mesin teknologi tepat guna oleh tim PKM Jurusan Teknik Mesin UNRAM kepada UMKM Ayam Bakar Inaq Beleq di Praya, Lombok Tengah, di akhir Juli 2026 lalu. (IST/LOMBOK POST)

LombokPost-Jurusan Teknik Mesin Universitas Mataram (Unram), mendorong peningkatan produktivitas UMKM melalui penerapan teknologi tepat guna.

Salah satunya dilakukan di UMKM Ayam Bakar Inaq Beleq, Praya, Lombok Tengah, melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internal Unram, pada akhir Juli 2026 lalu.   

Kegiatan yang didanai melalui Dana PNBP Unram Tahun 2026 tersebut dipimpin Ahmad Akromul Huda, bersama anggota Made Wirawan, I Made Adi Sayoga, Ahmad Multazam, serta mahasiswa Muhammad Habibillah, Aril Afriwanda, dan M Zaenal Al Rasyid. 

“UMKM yang dikelola bapak Muh. Saparijal itu dipilih karena menghadapi kendala dalam proses produksi, khususnya pencabutan bulu ayam yang masih dilakukan secara manual,” terang ketua tim PKM Internal Unram Ahmad Akromul Huda.

Baca Juga: Guru SMPN 1 Lembar Jalani Skrining Jantung, FKIK Unram Deteksi Risiko PJK Sejak Dini

Proses tersebut membutuhkan waktu dan tenaga cukup besar sehingga membatasi jumlah ayam yang dapat diproses setiap hari. Melihat kondisi tersebut, tim pengabdian menerapkan mesin pencabut bulu ayam sebagai solusi untuk mempercepat proses produksi.

Penggunaan mesin diharapkan dapat menghemat waktu dan tenaga karyawan, sekaligus meningkatkan kapasitas produksi.

Permasalahan yang dihadapi mitra adalah proses pencabutan bulu ayam yang masih dilakukan secara manual. 

“Dengan adanya mesin ini, proses tersebut diharapkan menjadi lebih cepat sehingga kapasitas produksi UMKM dapat meningkat,” jelas Ahmad Akromul Huda. 

Penerapan teknologi tersebut tidak hanya dilakukan, melalui penyerahan mesin. Tim juga memberikan sosialisasi, demonstrasi, dan pelatihan pengoperasian kepada pemilik serta karyawan UMKM. 

Pelatihan mencakup cara penggunaan mesin, aspek keselamatan kerja, hingga perawatan sederhana. Langkah tersebut dilakukan agar mesin dapat digunakan secara tepat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Unram Targetkan 34 Profesor Baru dalam Dua Tahun

Pemilik UMKM Ayam Bakar Inaq Beleq Muh. Saparijal menyambut baik penerapan mesin tersebut. Selama ini, pencabutan bulu ayam masih mengandalkan tenaga manual sehingga membutuhkan waktu dan tenaga. 

“Dengan adanya mesin ini, kami berharap prosesnya lebih cepat sehingga ayam yang dapat kami proses setiap hari semakin banyak,” kata dia. 

Melalui penerapan mesin pencabut bulu ayam, tim pengabdian berharap efisiensi waktu, kapasitas produksi, dan produktivitas tenaga kerja di UMKM tersebut dapat meningkat. 

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi Jurusan Teknik Mesin Unram, dalam menerapkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi perguruan tinggi dan UMKM diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan, serta mendorong pelaku usaha lokal semakin produktif, efisien, dan berdaya saing.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan
UMKM Pengabdian kepada masyarakat Unram produksi teknologi