Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rocky Gerung dan Sejumlah Pemikir Bakal Datangi Kota Mataram, Catat Tanggal Diskusinya!

Miq Ade • Rabu, 18 Oktober 2023 | 20:53 WIB
 
Rocky Gerung bersama sejumlah masyarakat di Lombok Timur beberapa waktu lalu.
Rocky Gerung bersama sejumlah masyarakat di Lombok Timur beberapa waktu lalu.
 
LombokPost-Rocky Gerung diagendakan mengisi dialog akal sehat di Kota Mataram. Kehadiran akademisi sekaligus filsuf inu dalam rangka mengisi diskusi publik dengan tema: Masa Depan Demokrasi.
 
"Kami akan menghadirkan sejumlah pemikir terkemuka, akademisi yang akan membawa wawasan berharga tentang bagaimana kita dapat membentuk masa depan demokrasi yang lebih baik dengan menghadirkan Bivitri Susanti, Rocky Gerung, dan Widodo Dwi Putro," kata Panitia Acara Diskusi Publik Metajutidika, M Riadhusyah, Rabu (18/10). 
 
Kehadiran sejumlah tokoh itu dilatarbelakangi catatan Indeks Demokrasi Indonesia yang dirilis oleh The Economist Intelligence Unit (EIU) pada awal Februari 2023 menunjukan skor masih kurang berkembang positif. Indonesia berada di bawah Kolombia dan Filipina. 
 
"Indonesia kini berada di peringkat ke 54 dari 167 negara dengan skor 6,71," jelasnya. 
 
Skor ini disebut sama dengan indeks demokrasi tahun 2021 lalu. Namun, peringkat Indonesia turun dari 52 ke 54. Indonesia berada di bawah Kolombia yang duduk di peringkat ke 53 yakni dengan skor 6,72. 
 
"Indonesia juga berada di bawah Filipina yang berada di peringkat ke 52 dengan skor 6,73 dan Malaysia di peringkat 40 dengan skor 7,30," terangnya. 
 
Kota Mataram menurutnya harus mampu menjadi laboratorium peningkatan indeks demokrasi ini. Hal ini dikarenakan daerah ini menjadi barometer pembangunan untuk 9 kabupaten kota/lain termasuk dalam aspek demokrasi. 
 
"Berbicara demokrasi yang merupakan salah satu prinsip dasar dalam tatanan sosial dan politik yang memberikan warga negara hak untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan," urainya. 
 
Hanya saja, berdasarkan catatan indeks tersebut tantangan demokrasi saat ini sangat kompleks. Mulai dari perkembangan teknologi hingga isu-isu sosial.
 
"Diskusi ini akan mengumpulkan para pemikir, akademisi, dan praktisi di berbagai bidang untuk berbicara tentang masalah-masalah ini dan merumuskan solusi yang konstruktif," harapnya. 
 
Diskusi lanjutnya akan dilaksanakan pada Sabtu, 21 Oktober 2023. "Pada pukul 2 siang sampai selesai di Bonum Cafe (Kota Mataram)," jelasnya. 
 
Dikatakannya, ini akan menjadi forum terbuka. Peserta dapat berbagi pandangan, pengalaman, dan gagasan mereka tentang masa depan demokrasi. 
 
"Kami berharap diskusi ini akan mendorong kerja sama pemikiran lintas pengetahuan dan kepentingan serta dapat menciptakan solusi yang inovatif untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh demokrasi di Indonesia," harapnya. 
 
Pihaknya mengundang siapa saja yang tertarik. Memiliki kepedulian yang tinggi tentang masa depan demokrasi. "Silakan mari bergabung di acara ini," ajaknya. 
 
Riadhusyah berharap, kehadiran Rocky Gerung dan lainnya akan menjadi kolaborasi pemikiran kritis. "Kita dapat menciptakan demokrasi yang lebih kuat, inklusif, dan adil di kota ini dan bangsa Indonesia," harapnya. 
 
Ia menegaskan diskusi ini terbuka dan gratis. "Tetapi kuota terbatas," ujarnya. 
 
Para peminat dipersilakan melakukan reservasi di https://bit.ly/diskusimeta23. "Nanti yang terpilih akan kami hubungi," jelasnya. 
 
Peminat juga dapat menghubungi nomor 087762271870 untuk mendapat informasi lebih lanjut. (zad)
 
Editor : Redaksi Lombok Post
#Indonesia #filsuf #bivitri susanti #Dialog #rocky gerung #Mataram #widodo #akademisi #demokrasi