Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pengawas se Kota Mataram Dikumpulkan Antisipasi Kerawanan Logistik Pemilu 

Miq Ade • Sabtu, 11 November 2023 | 08:06 WIB
Ketua Bawaslu Kota Mataram Muhammad Yusril saat memberikan pengarahan mengenai pengawasan distribusi logistik pemilu 2024.
Ketua Bawaslu Kota Mataram Muhammad Yusril saat memberikan pengarahan mengenai pengawasan distribusi logistik pemilu 2024.

 LombokPost--Bawaslu mengumpulkan seluruh jajaran mulai dari Pengawas Pemilu Kelurahan/Desa (PKD) dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se Kota Mataram. Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi kerawanan pemilu 2024 untuk tahapan distribusi logistik.

“Hari ini (kemarin, Red) kami berkumpul dalam rangka untuk mengantisipasi potensi kerawanan distribusi logistik,” kata Ketua Bawaslu Kota Mataram Muhammad Yusril, Jumat (10/11).

Ia menekankan pertemuan tersebut sangat penting dan strategis. “Sebagai upaya kita menyamakan pandangan terhadap regulasi dan tindakan di lapangan,” tekannya.

Yusril menyampaikan terdapat sejumlah regulasi yang harus disamakan persepsi semua jajaran pengawas. Sehingga apapun tindakan yang diambil di lapangan tidak bertentangan dengan jajaran pengawas lainnya.

Salah satunya tertuang dalam PKPU nomor 14 tahun 2023 tentang Perlengkapan Pemungutan Suara, Dukungan Perlengkapan Lainnya, dan Perlengkapan Pemungutan Suara Lainnya dalam pemilu sebagaimana telah diubah dengan PKPU 16 tahun 2023 tentang perubahan atas PKPU nomor 14 tahun 2023 tentang Perlengkapan Pemungutan Suara, Dukungan Perlengkapan Lainnya, dan Perlengkapan Pemungutan Suara Lainnya dalam Pemilu.

PKD dan Panwascam se Kota Mataram
PKD dan Panwascam se Kota Mataram

“Maka ada tiga hal yang harus menjadi perhatian semua jajaran pengawas,” tekannya.

Pertama, harus tepat jumlahnya; kedua, tepat jenisnya; dan ketiga tepat kualitasnya. “Jadi apa yang tercatat dalam administrasi harus sesuai dengan fakta di lapangan, sebagai contoh kalau yang datang adalah surat suara pastikan itu surat suara, jangan sampai kertas kosong,” tekannya.

Panwascam dan PKD juga diingatkan bekerja secara profesional. Memperlakukan semua partai politik dan kontestan pemilu dengan sama. “Terutama saat kampanye,” tekannya.

Bawaslu juga telah turun langsung mengecek kesiapan gudang penyimpanan logistik KPU Kota Mataram. Dari hasil pengawasan itu, beberapa rekomendasi dikeluarkan untuk menjamin keamanan logistik. “Kemarin kita sudah kontrol gudangnya,” terangnya.

Ada beberapa rekomendasi yang disampaikan antara lain penyiapan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). “Sebelumnya APAR itu tidak ada tapi setelah kami berikan rekomendasi kini sudah tersedia 4 unit,” jelasnya.

Berikutnya, merekomendasikan agar sekeliling gudang disiapkan drainase kecil. “Tujuannya mengantisipasi derasnya hujan, karena air tidak hanya bisa masuk lewat atas tetapi dari sela-sela bawah gudang, jadi kami rekomendasikan membuat saluran drainase dan sudah dipenuhi,” paparnya.

Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin mengatakan secara umum antisipasi terhadap kerawanan distribusi logistik lebih pada ketepatan waktu. Hal ini mengingat pada bulan Desember-Januari-Februari diperkirakan memasuki musim penghujan. “Jadi lebih pada aspek ketepatan waktu,” katanya.

Oleh karenanya, pihaknya berencana membangun kerja sama dengan BMKG. Langkah itu untuk bisa meramalkan waktu ideal pengiriman logistik ke semua TPS se Kota Mataram.

“Jadi itu yang kami pikir tingkat Kerawanan yang perlu diantisipasi,” paparnya. (zad/r3)

 

Editor : Hidayatul Wathoni
#logistik #pkpu #Muhammad yusril #Panwascam #Bawaslu #distribusi #surat suara #PKD #kerawanan #pengawas #Husni Abidin