“Pada pemilu tahun ini, kami menyiapkan sebanyak 2.496 saksi yang bertugas di 1.248 TPS di wilayah Kota Mataram,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Mataram, Made Slamet, kemarin (15/1).
Pelatihan saksi dinilai penting guna memberikan bekal pemahaman tentang pemilu di level TPS. Para saksi diharapkan memiliki kecakapan, juga dedikasi dan loyalitas dalam mengamankan seluruh suara untuk PDIP.
“Karena ujung dari seluruh pergerakan kader-kader banteng, yang tiada henti setiap hari turun ke warga masyarakat, adalah hasil di TPS. Maka pemahaman akan aturan hingga tata cara pemilihan dan kertas suara harus saksi miliki,” kata Made.
Anggota DPRD Provinsi NTB itu juga menegaskan kepada seluruh saksi dalam sambutan pembukaan pelatihan tentang kewajiban mereka dalam mengamankan suara partai. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat mengawal terselenggaranya pemilu yang demokratis, jujur dan adil.
Menurutnya seluruh saksi harus memiliki kesetiaan dan loyalitas, juga dedikasi pada partai.
“Para saksi harus memiliki loyalitas dan dedikasi yang kokoh, militan, dan juga tahan banting dalam mempertahankan suara partai di TPS,” terangnya.
Untuk menguatkan keberadaan saksi, PDIP Kota Mataram juga mempersiapkan penggerak pemilih. Kata Made, jumlah penggerak pemilih mencapai ribuan orang. Mereka akan bergera dari rumah ke rumah. (tih/r2)
Editor : Redaksi Lombok Post