Lombok Post - Enam lembaga survei merilis elektabilitas capres-cawapres jelang pencoblosan. Dari hasil survei keenam lembaga ini, satu pasangan selalu memimpin perolehan jajak pendapat tersebut.
Tetapi, meski ada pasangan capres-cawapres mengungguli paslon lain, belum bisa dipastikan apakah pilpres akan berlangsung satu putaran. Sebab, pasangan ini di beberapa survei belum mencapai angka 50 persen plus 1.
Berikut hasil survei masing-masing lembaga survei ini
1. Lembaga survei Skala Data Indonesia (SDI)
SDI merilis hasil survei nasional terkait elektabilitas Capres-cawapres dan elektabilitas parpol yang diselenggarakan di Jakarta Selatan.
Survei nasional ini dilakukan pada rentang waktu 13-21 Januari 2024, dengan metode tatap muka langsung.
Berikut hasilnya:
- Prabowo-Gibran 45,7 persen
- Anies-Muhaimin 27,6 persen
- Ganjar-Mahfud 16,9 persen
Tidak tahu/tidak menjawab (undecided voters): 9,8 persen
2. LSI Denny JA
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA melakukan survei pada 16-26 Januari 2024. Jumlah sampel sebesar 1.200 responden, dengan teknik pengumpulan data wawancara tatap muka menggunakan kuesioner.
Survei ini memiliki margin of error +/- 2,9 persen.
Peneliti Senior LSI Denny JA, Adjie Al Faraby, mengatakan basis populasinya didominasi wong cilik dengan angka 48,3 persen. Dia menyebutkan, basis pemilih wong cilik itu merupakan warga negara dengan pendapatan rumah tangga di bawah Rp 2 juta per bulan.
Berikut hasilnya:
- Prabowo-Gibran 52,0 persen.
- Ganjar-Mahfud 20,8 persen
- Anies-Muhaimin 18 persen
Belum menentukan pilihan di segmen wong cilik ada 8 persen
3. SPIN
Lembaga survei SPIN digelar pada 8 hingga 14 Januari 2024 dengan melibatkan 2.178 responden.
Para responden dipilih dengan metode multistage random sampling di 38 provinsi Indonesia.
Survei dilakukan dengan direct interview menggunakan bantuan kuesioner dan margin of error survei +/- 2,1 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Berikut hasilnya:
- Prabowo-Gibran 50,9 persen
- Ganjar-Mahfud 23,5 persen
- Anies-Muhaimin 18,7 persen
Tidak tahu atau tidak menjawab 6,9 persen
4. Lembaga Survei Indonesia (LSI)
LSI melakukan survei nasional dengan bertanya kepada para pemilih melalui telpon pasca-pelaksanaan debat ketiga pada 7 Januari lalu. Survei dilakukan pada 10-11 Januari 2024.
Target populasi survei ini adalah warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon/cellphone, sekitar 83 persen dari total populasi nasional.
Sampel sebanyak 1.206 responden dipilih secara acak melalui metode Double Sampling, yakni pengambilan sample secara acak dari kumpulan data hasil survei tatap muka yang dilakukan sebelumnya.
Berikut hasilnya:
- Prabowo-Gibran 47 persen
- Anies-Muhaimin 23,2 persen
- Ganjar-Mahfud 21,7 persen
Sekitar 8 persen belum menentukan pilihan.
5. Charta Politika
Charta Politika melakukan survei pada tanggal 4-11 Januari 2024, melalui wawancara tatap muka secara langsung. Jumlah sampel sebanyak 1.220 responden, yang tersebar di seluruh Provinsi di Indonesia.
Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± (2.82 persen).
Berikut hasilnya:
- Prabowo-Gibran (42,2 persen)
- Ganjar-Mahfud (28,0 persen)
- Anies-Muhaimin (26,7 persen)
6. Poltracking Indonesia
Poltracking Indonesia menyelenggarakan survei nasional dengan pengambilan data lapangan pada tanggal 1-7 Januari 2024.
Dikutip dari poltracking.com, metode yang digunakan yakni dengan stratified multistage random sampling.
Sampel pada survei ini adalah 1.220 responden dengan margin of error +/- 2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Berikut hasilnya:
- Prabowo-Gibran (46,7 persen)
- Anies-Muhaimin (26,9 persen)
- Ganjar-Mahfud (20,6 persen)
(bib)
Editor : Akbar Sirinawa