Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gerindra NTB Serahkan Bukti Dugaan Kecurangan Pemilu di Sekotong ke Bawaslu Lobar

Marthadi Zuk • Kamis, 29 Februari 2024 | 11:38 WIB

 

Perwakilan Gerindra  NTB (kanan) menunjukkan lampiran bukti dugaan kecurangan PPK Sekotong di Kantor Bawaslu Lombok Barat, Rabu (28/2).
Perwakilan Gerindra NTB (kanan) menunjukkan lampiran bukti dugaan kecurangan PPK Sekotong di Kantor Bawaslu Lombok Barat, Rabu (28/2).
LombokPost-Pengurus Partai Gerindra NTB memberikan bukti-bukti dugaan kecurangan pemilu di Kecamatan Sekotong ke Bawaslu Lombok Barat (Lobar), Rabu (28/2).

Penyerahan bukti itu sebagai tindak lanjut dari gerakan 6 partai yang sebelumnya mengadukan dugaan yang sama ke Polda NTB, Bawaslu, dan KPU NTB.

Sebelumnya 6 pimpinan partai di NTB yang terdiri dari Gerindra, PKB, PPP, PKS, PAN, dan Demokrat NTB bersatu mengadukan adanya indikasi kecurangan pemilu di Kecamatan Sekotong.

“Hari ini kami mewakili Partai Gerindra melaporkan adanya indikasi kecurangan di Kecamatan Sekotong. Bukti-bukti sudah lengkap kami sampaikan berupa dokumen,” kata Ketua OKK Gerindra NTB Sudirsah Sujanto usai menerima tanda terima laporan dari Sekretariat Bawaslu Lobar.

Bukti yang diserahkan terdiri dari 8 rangkap dokumen. Mulai dari dokumen D Hasil Kecamatan, DPRD Provinsi Kecamatan Sekotong Lombok Barat 2, dan dokumen C hasil  salinan DPRD Provinsi Dapil 2 di 6 desa.

Terakhir adalah dokumen perbandingan model C hasil dan model D hasil DPRD Provinsi NTB Dapil 2 Kecamatan Sekotong.

“Total ada dokumen C hasil yang kami kumpulkan di 79 TPS. Selanjutnya kami juga telah menyiapkan sejumlah bukti tambahan dari TPS-TPS lain yang sudah dikumpulkan tim kami,” jelas Sudirsah.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi NTB itu juga menjelaskan laporan itu dilakukan karena kecurangan tersebut sangat merugikan partainya.

Ada kehilangan suara partai Gerindra sekitar 573 yang tiba-tiba raib di TPS-TPS yang ada di wilayah Kecamatan Sekotong.

Gerindra menduga kuat proses pleno penghitungan suara di PPK Sekotong berlangsung sangat cepat. Hal itu berbeda dengan rekapitulasi di kecamatan lainnya yang ada di Lombok Barat.

“Dan hasilnya sangat luar biasa. Masa dari 48.511 wajib pilih di Kecamatan Sekotong itu hampir 47.896 (98,7 persen) lari ke partai tertentu. Berarti ini sudah jelas-jelas terjadi kecurangan secara masif,” terangnya.

Baca Juga: Katak Lompat, Google Doodle Tampilkan Tema Tahun Kabisat 29 Februari

Selain dugaan menghilangkan suara, terjadi juga penggelembungan suara dengan jumlah signifikan yang diduga kuat dilakukan oleh oknum PPK Sekotong.

“Dan ini tidak hanya terjadi pada Partai Gerindra, partai-partai lainnya juga mengalami kehilangan suara yang luar biasa,” sambung Sudirsah.

Dia menegaskan, pihaknya akan berupaya sekuat tenaga untuk membongkar dalang di balik dugaan kecurangan yang merugikan banyak pihak tersebut. 

“Saksi-saksi kita malah berada di bawah tekanan. Sehingga kita ingin membongkar semua, siapa dalang di balik semua ini,” tegasnya. (tih/r2)

 

Editor : Marthadi
#Pemilu #Bawaslu #Lobar #KPU #kecurangan #Sekotong #Gerindra