Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Survei Presisi, Elektoral Rohmi Sebagai Cagub Mendominasi di Lotim

Fatih Kudus Jaelani • Sabtu, 15 Juni 2024 | 16:34 WIB

BAKAL PASANGAN CALON: Baliho bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah dan Dr H W Musyaifirin terpampang di jalan besar, kawasan Cakra, Kota Mataram.
BAKAL PASANGAN CALON: Baliho bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah dan Dr H W Musyaifirin terpampang di jalan besar, kawasan Cakra, Kota Mataram.
LombokPost - Prediksi Survei dan Statistik Indonesia (Presisi) NTB merilis hasil survei elektoral bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB khusus di wilayah Kabupaten Lombok Timur.

Dalam survei, Presisi mensimulasikan empat pasangan calon (paslon) yang digadang-gadang akan berlaga di Pilgub NTB 2024 mendatang.

Paslon pertama Sitti Rohmi Djalillah-Musyafirin (Rohmi-Firin), dilanjutkan Zulkieflimansyah-Suhaili (Zul-Uhel), Lalu Gita Ariadi - Sukiman Azmy (Gita-Sukiman). 

Sedangkan untuk Lalu Muhamad Iqbal disandingkan dengan tiga bakal calon wakil Gubernur yakni Bupati Bima Indah Dhamayanti Putri, politikus PKB asal Bima yang juga anggota DPR RI terpilih periode 2024-2029 Mahdalena, dan mantan ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah NTB Arsyad Gani. 

“Hasilnya tingkat keterpilihan pasangan Rohmi-Firin berada di posisi paling atas dengan raihan angka 39,5 persen, disusul Gita-Sukiman 12,7 persen, Zul-Uhel 3,7 persen, Iqbal-Indah 3,1 persen, Iqbal-Arsyad Gani 3,1 persen, dan Iqbal-Mahdalena 0,7 persen,” kata Direktur Eksekutif Presisi Darwan Samurdja pada awak media, Jumat (14/6). 

Dijelaskan angka pemilih mengambang atau swing voters sebanyak 31,4 persen.

Jumlah tersebut dinilai cukup besar untuk mengubah hasil keterpilihan saat ini. 

“Ini gambaran terkini yang kami peroleh. Kami melihat ada sambutan positif dari masyarakat Lombok Timur terhadap sikap politik Rohmi yang memutuskan maju sebagai calon gubernur,” jelas Darwan. 

Lebih jauh, Darwan menerangkan jika Lombok Timur merupakan kabupaten dengan jumlah pemilih terbesar di NTB.

Dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada awal 2024, DPT Lombok Timur tercatat sebesar 985.385 pemilih.

Dalam survei yang sama, selain melakukan survei untuk simulasi pasangan, Presisi NTB juga menyurvei elektabilitas personal para bakal calon gubernur.

Di tingkatan personal tersebut, Rohmi juga menempati posisi tertinggi dengan angka 36,8 persen.

Selanjutnya ada Sukiman Azmy dengan dengan 17,7 persen, disusul Zulkieflimansyah 9,3 persen, Suhaili 3,6 persen, Lalu Muhammad Iqbal 2,3 persen, Lalu Gita Ariadi 1,3 persen, dan Mohan Roliskana 0,5 persen.

“Sementara pemilih yang masih merahasiakan, tidak tahu atau tidak menjawab 28,5 persen,” tuturnya. 

Dari temuannya tersebut, Presisi menerangkan jika Lombok Timur akan menjadi wilayah pertarungan yang berat bagi bakal calon pasangan yang lain.

Terutama kalau melihat posisi elektabilitas Rohmi saat ini.  

Presisi juga memotret kecenderungan pemilih berdasarkan jenis kelamin.

Hasilnya, untuk pemilih perempuan masih menempatkan Rohmi-Firin di posisi teratas dengan  42,3 persen, disusul Gita-Sukiman 8,60 persen, Zul-Uhel 7,30 persen, Iqbal-Indah 2,70 persen, Iqbal-Arsyad Gani 0,50 persen, dan Iqbal-Mahdalena 0,50 persen. Jumlah pemilih mengambang 38,10 persen.

Sementara pemilih laki-laki menempatkan Rohmi-Musyafirin diposisi teratas dengan 36,8 persen, Gita-Sukiman 16,8 persen, Zul-Uhel 16,8 persen, Iqbal-Arsyad Gani 1,8 persen, Iqbal-Indah 0,9 persen, dan Iqbal-Mahdalena 0,5 persen.

“Swing voters 32,7 persen,” terangnya.  

Survei yang dikhususkan di Lombok Timur itu dilakukan pada 25 Mei sampai 4 Juni 2024 dengan 440 responden.

Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan teknik wawancara tatap muka via kuesioner.

Margin of Erorr (MoE) survei di angka 4,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Darwan menegaskan bahwa survei yang dilakukan Presisi NTB bukan merupakan pesanan oleh pasangan calon atau partai politik tertentu. 

“Survei ini biaya sendiri. Sifatnya independen. Bisa dijamin, track record kami bisa dicek,” tegasnya. (tih/r2)

Editor : Kimda Farida
#HW Musyaifirin #Pilgub NTB 2024 #Hj Sitti Rohmi Djalilah