LombokPost-Gubernur NTB terpilih Lalu Muhammad Iqbal sudah resmi menjadi kader Gerindra.
Kehadiran Lalu Iqbal di partai berlambang kepala burung Garuda itu bukan sebagai politisi biasa.
Melainkan sosok yang menjadi salah satu anak emas dari Ketua Umum partai Gerindra Prabowo Subianto.
“Secara kultural Pak Iqbal sejak awal sudah menjadi Gerindra. Sehingga ia sebagai Gerindra sebenarnya sudah lama. Sekarang saat sudah resmi secara struktural, ia muncul sebagai salah satu anak emas pak Prabowo di daerah,” kata pengamat politik NTB Dr Ihsan Hamid pada Lombok Post, Minggu (16/2).
Sebagai anak emas, Ihsan menegaskan Iqbal memiliki kekuatan tersendiri di Gerindra.
Secara politik, ia dinilai tidak akan kesulitan meminta apapun yang diinginkan. Termasuk memimpin partai Gerindra di NTB.
“Kalau berbicara potensi Iqbal menggeser posisi Pathul sebagai ketua DPD Gerindra, tentu potensinya sangat ada. Tapi saya menilai beliau (Iqbal,red) sangat mengedepankan etika politik. Sehingga untuk saat ini beliau akan tetap memberikan Pathul sebagai nakhoda Gerindra di NTB,” jelasnya.
Ia menilai Iqbal tidak akan melakukan langkah politik yang gegabah. Sehingga jalan yang dipilih adalah berkonsentrasi sebagai kepala daerah.
Untuk partai, kata Ihsan, Iqbal akan memilih masuk dalam struktur pengurus atau struktur lain yang sifatnya melakukan pembinaan.
“Saya melihat Iqbal tidak akan gegabah. Kalau beliau mau menjadi ketua DPD sepertinya itu hal gampang. Tapi beliau akan mengedepankan etika politik dengan menghargai jasa dan kerja keras proses politik sebelumnya,” ujarnya.
Ketimbang memilih memimpin Gerindra NTB, Iqbal diprediksi akan lebih memilih mengharumkan Gerindra sebagai kader dengan menjadi kader Gerindra yang mampu memimpin NTB dengan baik.
“Maka jika berbicara kemungkinan, tetap ada kemungkinan Iqbal akan memimpin Gerindra NTB, tapi tidak dalam waktu dekat. Satu dua tahun ke depan, mungkin bisa saja, namanya politik. Tetapi hari ini, saya melihat beliau tidak akan gegabah,” pungkasnya.
Terpisah, Sekretaris Gerindra NTB Nauvar Furqoni Farinduan menegaskan partai Gerindra sebagai partai komando.
Di mana penempatan terhadap seluruh kader Gerindra dilakukan dengan pertimbangan yang sangat matang oleh pimpinan.
“Saya tidak menjawab potensi. Namun apabila itu terjadi (Lalu Iqbal memimpin Gerindra NTB,red) pasti itu terjadi karena melalui pertimbangan yang sangat matang tadi,” jelas Farin.
Lebih jauh, ia menuturkan bahwa proses pergantian pengurus sangat dinamis dan tidak akan dilakukan partai tanpa kebutuhan yang tidak signifikan.
Mengenai pergeseran ketua, ia menilai jika hal itu tidak terlepas dari evaluasi yang dilakukan DPP.
“Dan kita tahu, capaian pak Ketua (Pathul,red) sangat bagus. Tentu ketua umum akan melihat dan memandang hal itu,” jelasnya.
Sebelumnya Lalu Muhammad Iqbal resmi menjadi kader Partai Gerindra yang ditandai dengan pemberian Kartu Tanda Anggota (KTA) dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Hal itu diberikan dalam acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Padepokan Garudayaksa, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Kamis (13/2) lalu.
Prabowo dalam kesempatan tersebut mengucapkan selamat pada Iqbal dan sekaligus apresiasi pada DPD Gerindra NTB yang telah membawa kemenangan di Pemilu dan Pilkada serentak 2024.
"Dalam enam tahun terakhir, banyak sekali kesempatan diskusi mendalam dengan Ketua Umum (Prabowo,red). Saya merasakan visi beliau tentang pro-rakyat, pro-pemerintahan yang bersih dan pro kemandirian ekonomi," kata Iqbal melalui keterangan tertulisnya.
Dengan komunikasi yang terjalin sudah lama dan kedekatannya dengan kader-kader partai Gerindra di daerah, Iqbal mengaku tidak membutuhkan waktu lama untuk menjiwai perjuangan partai besutan Presiden RI Prabowo Subianto tersebut.
"Insyaallah saya bersama Gerindra. Ini kendaraan perjuangan politik saya ke depan," terangnya. (tih/r2)
Editor : Kimda Farida