LombokPost – Ketua DPW PAN NTB Lalu Ahmad Zaini sudah tuntas menyusun struktur kepengurusan.
Hal itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh DPP PAN di Kantor DPP PAN di Jakarta, Kamis (17/7).
Penyerahan SK dipimpin Sekjen DPP PAN Eko Hendro Purnomo didampingi sejumlah pengurus DPP.
Baca Juga: Terpilih Aklamasi, LAZ Resmi Pimpin DPW PAN NTB
Dalam foto terlihat mendampingi Bendahara Umum PAN Pangeran Khairul Saleh hingga Muazzim Akbar.
Menariknya, DPW PAN NTB periode 2025-2030 dipimpin dua bupati aktif.
Bupati Lombok Barat (Lobar) Lalu Ahmad Zaini atau akrab disapa LAZ menjadi ketua. Nah, sekretaris wilayah (Sekwil) dijabat Bupati Bima Ady Mahyudi.
Adapun bendahara dipegang Hasbullah Muis Konco yang berstatus anggota DPRD NTB.
"Betul SK (pengurus DPW PAN NTB, Red) sudah diserahkan oleh Pak Sekjen Eko Hendro Purnomo," kata LAZ saat dikonfirmasi, Kamis.
Disampaikan, tahap berikutnya tinggal menunggu jadwal pelantikan pengurus. Tapi sebelum pelantikan, pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan mengumpulkan seluruh jajaran pengurus DPW terlebih dahulu.
Tujuannya untuk menyamakan persepsi dan menguatkan soliditas antar pengurus.
"Kalau pelantikan masih kami susun jadwalnya. Kami akan konsolidasi kepengurusan dan konsolidasi partai dulu," papar Zaini.
Dia memastikan seluruh pengurus sudah tersusun. Mulai dari ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara hingga kepala-kepala bidang.
Baca Juga: Kader Minta LAZ Tunjuk Sekwil dari Pulau Sumbawa
Tapi Zaini masih menutup rapat susunan struktur tersebut. "Pada saatnya nanti akan kami umumkan ke publik," tandasnya.
Anggota DPRD NTB Fraksi PAN Muhammad Aminurlah bersyukur dengan keluarnya SK tersebut.
Itu artinya formasi kepengurusan yang disusun LAZ sebagai formatur tunggal sudah disetujui oleh DPP.
"Saya sebagai kader menyambut dengan gembira penyerahan SK ini. Artinya kepengurusan akan segera melakukan konsolidasi termasuk di tingkat DPD kabupaten/kota," kata Maman, sapaan karibnya.
Melihat portofolio kepengurusan di tingkat pimpinan, Maman optimistis PAN NTB akan semakin menjadi partai besar di NTB.
Apalagi ada dua kepala daerah aktif yang menjabat ketua dan sekretaris. Dua figur itu diharapkan mampu mendongrak suara partai di Pemilu 2029.
"Jelas ini bermakna positif bagi peningkatan elektoral PAN. Karena kepala daerah tentu punya resources tersendiri," ujar Maman.
Tapi sejauh ini, meski SK kepengurusan sudah diserahkan, Maman mengaku belum mengetahui struktur secara lengkap.
Bahkan jabatan yang akan diembannya dalam DPW PAN NTB belum diketahui sampai saat ini.
Sebab LAZ sebagai formatur tunggal belum mengumumkan ke seluruh kader.
"Prinsipnya sebagai kader ditempatkan di mana pun kami siap," papar anggota Komisi III DPRD NTB itu.
Editor : Siti Aeny Maryam
Sumber : Liputan