
LombokPost – Kasus hukum yang berujung pemberhentian Lalu Ahmad Zaini alias LAZ dari kader dan ketua DPW PAN NTB langsung berdampak pada agenda konsolidasi partai.
Fungsionaris DPW PAN NTB kembali menyusun ulang sejumlah agenda organisasi. Termasuk Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang rencananya akan digelar pada Agustus nanti. "Belum bisa (gelar Rakerda, Red). Kemungkinan nanti akan di-schedule ulang," kata Bendahara DPW PAN NTB Hasbullah Muis Konco, Rabu (22/7).
Awalnya, Rakerda PAN NTB akan digelar pada 1-2 Agustus nanti.
Agenda konsolidasi ini sudah dijadwalkan dalam rapat yang dipimpin LAZ tanggal 5 Juli lalu.
Salah satu agenda Rakerda adalah melantik relawan PAN yang bertugas di setiap TPS dalam Pemilu 2029.
"Selanjutnya kami serahkan ke DPP. Seperti apa dan bagaimana arahan DPP nanti kami menunggu," ujar Konco, sapaan karibnya.
Baca Juga: PAN NTB Bantah Ada Aliran Dana dari LAZ, Batal Beri Bantuan Hukum Setelah Dipecat Tidak Hormat
Disampaikan, saat ini DPP menginstruksikan PAN NTB untuk cooling down lebih dulu. DPP telah menginstruksikan seluruh pengurus daerah untuk tidak memberikan pernyataan terkait kasus yang menjerat LAZ.
Apalagi yang bersangkutan sudah dinonaktifkan sebagai ketua DPW dan mencabut keanggotaan dari kader PAN.
"Ada perintah DPP ke kami. Semuanya diserahkan ke DPP. Semua kebijakan ada di DPP. Kami diminta cooling down tidak membicarakan itu," ucap Konco.
Instruksi itu bertujuan untuk tetap menjaga stabilitas organisasi sebagai dampak kasus hukum yang menjerat LAZ.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




