Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lalu Winengan Tegas Ingatkan Kader HMI: Jangan Biarkan Emosi Hancurkan Perjuangan!

Lalu Mohammad Zaenudin • Minggu, 31 Agustus 2025 | 21:04 WIB

 

H Lalu Winengan
H Lalu Winengan

LombokPost – Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa dan masyarakat yang terjadi di berbagai daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam beberapa pekan terakhir menjadi sorotan serius Koordinator Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) NTB, HK. Ir. H. Lalu Winengan, M.M.

Menurutnya, dinamika yang terjadi di jalanan tidak bisa dilepaskan dari respons publik terhadap kebijakan eksekutif maupun legislatif yang dianggap jauh dari nalar keadilan masyarakat. Namun, ia menekankan bahwa ucapan dan tindakan para elite politik justru ikut memicu eskalasi emosi massa yang awalnya terukur menjadi tak terkendali.

“Kalau kita lihat, massa aksi sebenarnya terorganisir dengan baik. Tapi karena ada hal-hal yang memicu, dalam sekejap kemarahan itu meledak. Lebih parahnya lagi, sampai ada korban jatuh yang sebenarnya tidak kita inginkan,” ujar Lalu Winengan, Minggu (31/8).

Atas kondisi tersebut, Lalu Winengan menyampaikan duka mendalam kepada keluarga para korban yang gugur dalam aksi demonstrasi. Ia menyebut mereka sebagai “pahlawan demokrasi” sekaligus “pahlawan keluarga” yang rela berkorban demi menyuarakan aspirasi rakyat.

Namun, di tengah situasi yang semakin panas, ia mengajak semua pihak khususnya kader HMI dan alumni se-NTB untuk menahan diri. “Kebebasan berekspresi memang dijamin konstitusi, tetapi kalau aksi justru berujung pada kerusakan akibat emosi, maka yang rugi justru kita sendiri,” tegasnya.

Sebagai Koordinator Presidium MW KAHMI NTB, ia juga meminta seluruh Majelis Daerah (MD) KAHMI di tingkat kabupaten/kota untuk aktif mengingatkan kader dan pengurus HMI di wilayah masing-masing. “Kalau memang masih menganggap saya sebagai koordinator wilayah, maka saya mengajak semua untuk benar-benar mencermati situasi. Jangan sampai kita terjebak dalam aksi-aksi yang justru meninggalkan luka,” pesannya.

Bagi Lalu Winengan, perjuangan mahasiswa dan rakyat tidak boleh kehilangan arah hanya karena dikendalikan emosi sesaat. Ia menekankan bahwa pengawalan aspirasi harus tetap dilakukan, tetapi dengan cara-cara yang beradab dan tidak memakan korban.

“Kalau kita tidak bisa menahan emosi, sebaiknya kita menahan diri. Karena satu nyawa yang hilang, tidak akan pernah bisa kembali,” pungkasnya.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#tahan emosi #aksi demo #HMI NTB #KAHMI #Lalu Winengan