LombokPost – Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PKB NTB yang berlangsung di Hotel Lombok Raya Mataram menjadi momen konsolidasi para kader PKB se-NTB, Minggu (23/11).
Sebanyak 10 DPC PKB kabupaten/kota secara aklamasi menyetujui Lalu Hadrian Irfani kembali memimpin PKB lima tahun mendatang.
Harapannya, partai pimpinan Muhaimin Iskandar semakin besar di Pemilu 2029.
"Keputusan 10 DPC meminta kami untuk melanjutkan kerja-kerja politik ke depan," kata Lalu Hadrian usai sidang pleno.
Meski mayoritas DPC memilih Lalu Hadrian secara aklamasi, tapi keputusan final tetap menunggu surat keputusan (SK) dari DPP PKB.
Nah, pengumuman akan dikeluarkan Januari 2026. Hal itu bersamaan dengan keluarnya SK pengurus DPW PKB NTB periode 2026-2030.
"Nanti pelantikan oleh DPP dijadwalkan minggu kedua Januari 2026," jelasnya.
Disampaikan, forum Muswil itu menghasilkan sejumlah rekomendasi penting.
Di bidang politik, misalnya. Salah satu target utamanya adalah merebut salah satu kursi pimpinan di DPRD NTB.
"Dari sisi politik jelas. Target 2029 nanti akan rebut palu Udayana. Kita akan rebut pimpinan DPRD NTB," tegasnya.
Diketahui, saat ini pimpinan DPRD NTB masih dikuasi Partai Golkar, Gerindra, PKS dan PPP. Sementara PKB baru memiliki lima kursi di kantor Udayana.
Bukan hanya DPRD NTB. PKB juga akan menggenjot perolehan suara untuk memperbanyak jumlah kursi di DPRD kabupaten/kota.
Sehingga bakal makin banyak kader PKB duduk sebagai pimpinan dewan di daerah. Saat ini baru tiga kabupaten yang menempatkan kader PKB sebagai pimpinan.
Yaitu DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU), DPRD Lombok Barat, dan DPRD Lombok Tengah.
Nah, di Pemilu 2029, pihaknya mengincar dua daerah lagi dalam unsur pimpinan dewan. Yaitu DPRD Lombok Timur dan DPRD Kabupaten Sumbawa.
"Sehingga nanti minimal ada lima kabupaten yang ada unsur pimpinan dewan," ujar anggota DPR RI itu.
Nah, setelah mampu menambah jumlah kursi, target berikutnya adalah menyiapkan kader untuk maju sebagai calon kepala daerah.
Pihaknya akan memetakan mana saja daerah yang punya peluang. Tapi untuk sementara ini ada lima daerah yang diprioritaskan.
Di antaranya KLU, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa. "Kami prioritaskan calon kepala daerah nanti yang ada unsur pimpinan dewannya," paparnya.
Meski demikian, Hadrian mengingatkan target untuk membesarkan partai pada Pemilu 2029 tidak mudah.
Sebab semua partai politik peserta pemilu juga akan bekerja keras meraih suara rakyat. Oleh karena itu dibutuhkan struktur partai yang kuat hingga ke tingkat pengurus acak cabang (PAC) hingga anak ranting.
"Ini semua akan ditata dan dilakukan penguatan struktur sampai ke bawah," sambungnya.
Untuk meraih simpati publik, pihaknya sudah menyiapkan kerja-kerja konkret ke masyarakat. Salah satunya di bidang pendidikan. Baik pendidikan umum maupun pondok pesantren.
Pihaknya akan terus memperjuangkan sarana prasarana dan penambahan anggaran bagi lembaga pondok pesantren.
Termasuk pengawal Program Indonesia Pintar (PIP) bagi para siswa se-NTB.
"Kami juga akan siapkan program seperti desa berdaya. Dalam waktu dekat setelah pelantikan oleh DPP, program ini akan segara kami launching," tegas Wakil Ketua Komisi X DPR RI itu.
Editor : Pujo Nugroho