Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Firadz Pariska Pimpin Kosgoro 1957 NTB

Umar Wirahadi • Kamis, 27 November 2025 | 20:50 WIB

Photo
Photo
LombokPost – Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Provinsi NTB sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda), di Hotel Prime Park Mataram, Rabu (26/11).

Musda ini sekaligus untuk memperkuat konsolidasi internal Kosgoro dalam memperkuat program kerja Partai Golkar menuju Pemilu 2029. 

Hal itu ditegaskan Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 Dave Laksono yang hadir membuka jalannya Musda Kosgoro NTB.

"Seluruh kader Kosgoro 1957 harus mulai melakukan kerja-kerja politik dalam rangka persiapan Pemilu 2029," kata Dave Laksono. 

Setiap kader Kosgoro, sambung dia, harus mulai sekarang membangun jaringan demi menghadapi pemilu mendatang.

Ia mengungkapkan banyak strategi yang bisa dilakukan untuk memperkuat mesin pemenangan Golkar. Salah satunya dengan aktif melakukan advokasi dan pendampingan ke tengah-tengah masyarakat.

Kader Kosgoro, lanjut dia, harus aktif bergerak menyapa masyarakat. Meskipun Pemilu 2029 masih empat tahun lagi.

Dengan terus turun ke bawah sejak sekarang, ia optimistis akan berdampak bagi peningkatan suara Partai Golkar, khususnya di NTB. 

"Bergerak dan menyapa masyarakat serta menggerakkan mesin organisasi, menjadi keharusan mulai saat ini," tegasnya. 

Dave juga berpesan bahwa kader Kosgoro 1957 NTB harus mendukung dan mensukseskan program-program Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih (KMP). 

Termasuk memastikan berjalannya program Asta Cita Presiden yang ada di NTB. Tujuannya agar semua program pemerintah berjalan dengan baik di tengah masyarakat.

"Program pemerintah seperti MBG dan Koperasi Merah Putih (KMP) sejalan dengan cita-cita kekaryaan Kosgoro dan Partai Golkar," pungkas anggota DPR RI itu. 

Musda Kosgora 1957 Provinsi NTB dihadiri sejumlah tokoh Golkar. Hadir Bendahara Umum DPP Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua Komisi III DPR RI Sari Yuliati.

Hadir juga Ketua DPD I Partai Golkar NTB sekaligus Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda, Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 NTB Firadz Pariska dan sejumlah tokoh lain.

Ketua DPD I Partai Golkar NTB Mohan Roliskana mengatakan Kosgoro 1957 bukan sekadar organisasi pendiri Partai Golkar.

Kosgoro adalah rumah besar yang melahirkan gagasan-gagasan kemajuan, ruang pembinaan kader, serta pilar utama bagi perjuangan ideologi karya kekaryaan.

"Hubungan Kosgoro dan Partai Golkar tidak dapat dipisahka. Kita tumbuh, bergerak, dan berjuang bersama sejak awal," kata Mohan. 

Oleh karena itu, melalui forum Musda Kosgoro NTB, ia menegaskan pentingnya sinergi yang semakin kokoh antara Kosgoro dan Partai Golkar.

Khususnya dalam membangun kehadiran partai di tengah masyarakat NTB. Golkar hari ini membutuhkan energi baru, kader-kader militan, serta jaringan sosial yang luas untuk menjawab dinamika politik dan kebutuhan rakyat.

"Saya meyakini, Kosgoro memiliki modal besar, pengalaman panjang, struktur hingga akar rumput, serta semangat kaderisasi yang kuat untuk menjadi garda depan penguatan mesin partai," tegasnya. 

Sekretaris DPD I Golkar NTB Firadz Pariska berhasil terpilih secara aklamasi memimpin PDK Kosgoro 1957 NTB periode 2025-2029. Firadz terpilih secara aklamasi oleh para pengurus. 

"Yang pasti hari ini (kemarin, Red) Kosgoro NTB sudah menggelar Musda. Alhamdulillah sy terpilih secara aklamasi untuk memimpin PDK Kosgoro 1957 Provinsi NTB," kata Firadz. 

Ia memastikan akan mengikuti arahan Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dave Laksono. Yaitu menjadikan Kosgoro untuk memperkuat mesin pemenangan Partai Golkar ke depan. 

 

Editor : Siti Aeny Maryam
#Musda #Golkar NTB #Dave Laksono #Partai Golkar #Kosgoro 1957