Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pernah Jadi Partai Besar di Pemilu 1999, PBB Bertekad Kembalikan Kejayaan

Umar Wirahadi • Selasa, 16 Desember 2025 | 17:25 WIB

Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al-Habsy mengibarkan pataka usai dilantik Ketua Umum PBB Gugum Ridho Putra di Hotel Lombok Raya Mataram, Senin (15/12).
Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al-Habsy mengibarkan pataka usai dilantik Ketua Umum PBB Gugum Ridho Putra di Hotel Lombok Raya Mataram, Senin (15/12).
LombokPost – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB) melantik secara serentak pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PBB se-NTB, Senin (15/12).

Pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum PBB Gugum Ridho Putra.

Bertempat di Hotel Lombok Raya Mataram, pelantikan serentak dengan tema "Gerak Cepat Mengembalikan Kejayaan" itu dihadiri dengan meriah oleh para kader. 

Ketua Umum PBB Gugum Ridho Putra tampil menyampaikan pidato politik yang membakar semangat para kader.  

"PBB sudah pernah mengalami kejayaan di awal 1999. Saat ini sudah 26 tahun kita berada di belantika politik Indonesia. Hari ini kita berikhtiar untuk mengembalikan kejayaan PBB lagi," tegas Gugum Ridho Putra disambut tepuk tangan kader. 

Sejarah mencatat, PBB pernah berjaya dan menjadi salah satu partai Islam yang diperhitungkan di Indonesia di Pemilu 1999.

Ketika itu pemilu pertama setelah setahun reformasi. PBB mampu meraih 13 kursi DPR RI dengan dukungan 2 juta lebih suara rakyat.  

Demikian halnya di Provinsi NTB. Partai Bulan Bintang pernah menduduki pimpinan di DPRD NTB.

"Pelantikan bersama DPW PBB dan DPC ee-NTB hari ini adalah tonggak awal untuk mengembalikan kejayaan Partai Bulan Bintang," tegas Gugum. 

Disampaikan, DPP PBB sudah merencanakan agenda transformasi partai sejak Januari 2025.

Dan daerah yang pertama kali menyambut transformasi ini adalah DPW PBB NTB. Sebab DPW yang pertama kali melakukan pelantikan serentak adalah DPW PBB NTB.

Agenda ini dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sekaligus.

Ketua Umum PBB Gugum Ridho Putra didampingi Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al-Habsy dan jajaran pengurus DPW usai pelantikan di Hotel Lombok Raya Mataram, Senin (15/12).
Ketua Umum PBB Gugum Ridho Putra didampingi Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al-Habsy dan jajaran pengurus DPW usai pelantikan di Hotel Lombok Raya Mataram, Senin (15/12).

Ia pun memuji kepengurusan DPW PBB NTB karena berhasil menjadi kepengurusan yang pertama gelar Rakorwil dan Rakerwil dalam satu kegiatan.

"Ini menandai bahwa DPW PBB NTB memiliki tekad kuat untuk mengembalikan kejayaan partai," cetus Gugum yang kembali disambut meriah tepuk tangan kader.

Secara nasional, Gugum optimsitis PBB bakal mampu menembus parlemen. Target lolos DPR RI pada Pemilu 2029 mendatang adalah target yang sangat penting.  

Hal itu seiring dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membatalkan parliamentary threshold (PT) 4 persen.

Dan sekarang PBB bersama pemerintah, kata dia, ikut terlibat merumuskan berapa persen ambang batas parlemen ke depan. 

"Kalau masih berlaku 4 persen, maka harus ada 20 kursi anggota DPR yang disiapkan. Tapi kalau diturunkan menjadi satu persen, maka kita menyiapkan 5 anggota DPR RI saja. Jadi bagi PBB itu adalah target yang sangat optimisitis dan masuk akal," papar pria 37 tahun itu.

Kepada seluruh fungsionaris PBB di NTB, ia berpesan bahwa Pemilu 2029 sudah dekat. Setiap fungsionaris partai dan kader harus bekerja keras meraih simpati publik. 

"Pemilu 2029 sudah berada di hadapan. Kita harus bergerak cepat mengejar target ini," paparnya. 

Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al habsy mengapresiasi seluruh kepengurusan untuk mensukseskan kegiatan partai.

Dikatakan, acara itu bukan sekedar pelantikan pengurus. Tapi menjadi ajang konsolidasi seluruh kader. "Ini adalah momentum untuk mengembalikan kejayaan partai," kata Nadirah.

Politisi perempuan itu menegaskan sikap PBB NTB akan bergerak cepat. Selain mendongrak kursi DPRD NTB dan DPRD kabupaten/kota. Pihaknya juga akan bekerja keras menyumbangkan kursi DPR RI. 

"Ini bukan mustahil. Sebagai contoh PBB NTB pernah mengirim utusan ke DPR RI, yaitu Pak Hamdan Zoelva pada Pemilu 1999. Insya Allah kita bertekad untuk mengirim lagi anggota DPR RI dari PBB asal NTB," paparnya. 

Untuk meraih perolehan suara 2029 dirinya sudah menyusun strategi. Di antaranya dengan membuka peluang terhadap terhadap tokoh-tokoh potensial dan kelompok strategis untuk bergabung menjadi keluarga besar PBB NTB.

Termasuk yang paling dilirik adalah kalangan perempuan dan generasi Z.

"PBB harus jadi partai terbuka. PBB harus membuka ruang bagi perempuan hebat dan gen Z yang harus kita garap dengan serius," imbuhnya.

Menurutnya, merangkul kelompok perempuan dan gen Z sangat penting.

Perempuan adalah pemilih mayoritas dan gen Z adalah generasi yang sangat melek dengan perkembangan teknologi. Termasuk di antaranya generasi milenial.

"Kerja politik juga harus kreatif dengan melibatkan anak-anak muda gen Z," tegas anggota DPRD NTB itu. 

 

Editor : Siti Aeny Maryam
#putusan mk #parliamentary phreshold #pileg 2029 #dpr ri #Partai Bulan Bintang (PBB) #Gen Z