LombokPost – Ketua Komisi II DPRD NTB Lalu Pelita Putra aktif mengkampanyekan gaya hidup sehat ramah lingkungan.
Salah satunya dengan konsisten menggunakan tumbler (botol minum isi ulang) untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai.
Di mana pun politisi PKB ini aktif menggunakan tumbler. Salah satunya saat menghadiri rapat di kantor dewan.
"Saya sudah terbiasa pakai tumbler. Tidak lagi menggunakan air dalam kemasan plastik," kata Miq Pelita, sapaan karib Lalu Pelita Putra.
Gaya hidup sehat ini sudah dilakukan setahun terakhir. Selain karena kesadaran untuk mengurangi sampah plastik, gerakan ini juga bagian dari perintah partai dalam hal cinta lingkungan.
"Sebagai green party, PKB punya kepedulian untuk mengurangi sampah plastik dengan gerakan menggunakan tumbler. Ini mungkin tindakan kecil tapi efeknya bisa besar kalau semua orang melakukannya," ujar Pelita.
Disampaikan, sampah plastik sangat sulit terurai dan dampaknya bisa berbahaya bagi lingkungan.
Ia juga menekankan bahwa persoalan sampah plastik tidak bisa dianggap remeh.
Karena meski telah puluhan tahun berlalu, tapi hingga sekarang sampah plastik susah terurai dan masih juga belum bisa hancur.
Untuk itu dirinya berkomitmen untuk mendorong gerakan bebas sampah plastik. Termasuk di lingkungan DPRD NTB.
Itu ditunjukkan dengan konsisten membawa botol minuman sendiri saat rapat.
Sehingga Pelita tidak hanya mengampanyekan, tetapi juga menunjukkan kebiasaan membawa tumbler dalam kesehariannya. Suatu saat ia bermimpi kantor wakil rakyat di Jalan Udayana itu bisa zero dari botol plastik.
Tidak dipungkiri, ia mengaku kebiasaan baik ini terinspirasi dari gaya hidup sehat anggota DPR RI Fraksi PKB Arzeti Bilbina yang selalu memakai tumbler.
"Sekarang ini saya biasakan terus menerus. Tapi Alhamdulillah banyak anggota dewan juga sudah mulai sama-sama menetapkan pola ini. Tidak lagi pakai air dalam kemasan tapi menggunakan tumbler," pungkasnya.
Editor : Kimda Farida