Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Petinggi Gerindra NTB Sambangi DPP, Pastikan Gubernur Iqbal Kader Loyal

Umar Wirahadi • Sabtu, 31 Januari 2026 | 19:34 WIB
Bendahara DPD Gerindra NTB Lalu Wirajaya (kanan) dan Ketua OKK Gerindra NTB Sudirsah Sujanto mendatangi kantor DPP Gerindra di Jakarta, Jumat (30/1).
Bendahara DPD Gerindra NTB Lalu Wirajaya (kanan) dan Ketua OKK Gerindra NTB Sudirsah Sujanto mendatangi kantor DPP Gerindra di Jakarta, Jumat (30/1).

LombokPost – Para petinggi Partai Gerindra NTB meyakini bahwa Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal masih menjadi kader yang loyal.

Ia dinilai sosok yang bisa menjaga komitmen politik. Sehingga kemungkinan untuk loncat pagar ke partai lain tidak akan dilakukan.

"Beliau (Lalu Muhamad Iqbal, Red) adalah pemimpin yang sangat menjaga komitmen. Termasuk dalam politik," kata Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD Gerindra NTB Sudirsah Sujanto, Jumat (30/1). 

Disampaikan, Gubernur Iqbal adalah kader Gerindra yang langsung menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) dari Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto.

Sehingga dengan dasar itu, ia meyakini Iqbal tidak akan mungkin mengkhianati kepercayaan Prabowo. 

"Saya rasa tidak mungkin lah seperti itu (mengkhianati kepercayaan Prabowo, Red). Itu bukan sifat Miq Iqbal," ujar Sudirsah. 

Diungkapkan, setelah ramai di media soal adik kandung Miq Iqbal, Lalu Imam Haromaen, yang menerima KTA Partai Demokrat, Sudirsah mengaku langsung berkomunikasi dengan Gubernur Iqbal.

Iqbal mengaku tidak tahu menahu kalau adiknya masuk ke partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu.

"Saya sudah tanya langsung ke Miq Gub (Lalu Muhamad Iqbal, Red). Jadi ia sendiri tidak tahu. Ini bukan arahan beliau," tutur Sudirsah.

Oleh karena itu, pihaknya sama sekali tidak khawatir terkait peristiwa politik itu. Ia mengatakan perbedaan pilihan politik dalam satu keluarga sangat lumrah terjadi.

Ia mencontohkan perbedaan politik eks Ketua DPD Demokrat NTB Indra Jaya Usman (IJU) dengan istrinya Nurhidayah yang pernah menjadi kader Gerindra.

Politisi Partai Golkar yang juga Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda juga berbeda pilihan dengan adiknya yang menjadi kader PKS. 

"Maka sayakan ini sesuatu yang biasa. Karena setiap orang punya hak politik yang sama. Jadi sama sekali Gerindra tidak khawatir," ujar Sudirsah. 

Saat yang bersamaan Sudirsah Sujanto dan Bendahara DPD Gerindra NTB Lalu Wirajaya mendatangi kantor DPP Gerindra di Jakarta, Jumat (30/1). Ditanya terkait keperluannya, Sudirsah mengatakan hanya silaturahmi biasa.

Ia menampik kalau kedatangan ke DPP terkait dengan situasi politik di NTB yang melibatkan keluarga Gubernur Iqbal. "Sama sekali tidak terkait itu. Kami datang ke rumah besar DPP Gerindra karena rindu dengan partai kami. Hanya itu saja," pungkas Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTB itu.

Bendahara DPD Gerindra NTB Lalu Wirajaya menegaskan bahwa perbedaan pilihan partai politik dalam satu keluarga merupakan hal biasa. Kondisi ini banyak terjadi di berbagai daerah. "Saya kira ini biasa saja di alam demokrasi," kata Wirajaya. 

Pihaknya sama sekali tidak khawatir dengan bergabungnya adik kandung Gubernur Iqbal ke partai lain.

Hal itu tidak dinilai sebagai ancaman bagi partai berlambang kepala Burung Garuda itu. 

"Kan ini bukan Gubenur. Ini baru dikatakan luar biasa Pak Gubenur (Lalu Muhamad Iqbal, Red) sendiri yang pindah. Kalau itu saudaranya biasalah dan banyak terjadi di semua tempat. Kadang-kadang suami-istri beda partai juga biasa," papar Wakil Ketua DPRD NTB itu. 

 

Editor : Kimda Farida
#dpp gerindra #Prabowo Subianto #DPD Gerindra NTB #Lalu Wirajaya #Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal #Sudirsah Sujanto