LombokPost – Anggota DPRD NTB Raden Nuna Abriadi adalah legenda hidup sepak bola Provinsi NTB.
Bintang lapangan yang memetik masa keemasan di era 1990-an ini kerap membawa klub yang ditempatinya meraih gelar juara.
Salah satunya Perslobar Lombok Barat. Nuna beberapa kali membawa klub kebanggaan warga Lombok Barat ini menjuarai beberapa laga di rayon NTB.
Mulai dari Perserikatan maupun di ajang Galatama. Belum lagi di ajang Piala Soeratin di kawasan Indonesia Timur.
"Saya membawa Perslobar ke level nasional. Ikut kejuaraan di Kalimantan, Sulawesi, Jawa Timur dan Bali pada masa itu," tutur R Nuna Abriadi kepada Lombok Post.
Ia memulai karir profesionalnya di tahun 1991 dengan memperkuat Perslobar.
Masa keemasan itu ia lalui hingga tahun 1996. Dengan posisi sebagai striker murni, ia telah menciptakan lebih dari 100 gol.
Atas prestasinya itu, Nuna pernah dipercaya sebagai Ketua PSSI Lombok Barat.
Begitu Kabupaten Lombok Utara (KLU) mekar dari Kabupaten Lobar tahun 2016, Nuna langsung dipercaya mengetuai PSSI Lombok Utara. Jabatan itu tidak tergantikan dan dipegang sampai saat ini.
"Saya sudah menyukai dan menjadi pemain sepak bola remaja," tutur anggota DPRD NTB itu.
Selain di Perslobar, ia pernah memperkuat beberapa klub. Di antaranya United Island Club (UIC) Gili Air, Sangkareang Mataram, Mitra Mataram, Persebaya Lombok Utara, dan Santos FC.
Nah, setelah gantung sepeda, hobi sepak bola pun diteruskan sampai sekarang ini. Selain menjabat Ketua PSSI Lombok Utara, ia juga menjadi Exco PSSI NTB.
Politisi PDIP ini juga tercatat sebagai pendiri PS Daygun, sebuah klub sepak bola kebanggaan warga KLU.
"Saya sangat semangat mengurusi sepak bola. Saya bermimpi suatu saat sepak bola NTB bisa berbicara di level nasional," pungkas Sekretaris Komisi III DPRD NTB itu.
Editor : Akbar Sirinawa