Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Terjun ke Lokasi Banjir, Sitti Ari Dorong Pemprov Gerak Cepat Tangani Bencana Hidrometeorologi

Umar Wirahadi • Kamis, 26 Februari 2026 | 09:20 WIB

Sekretaris Komisi V DPRD NTB Sitti Ari turun meninjau lokasi banjir yang melanda Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (25/2).
Sekretaris Komisi V DPRD NTB Sitti Ari turun meninjau lokasi banjir yang melanda Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (25/2).

 

LombokPost – Cuaca ekstrem beberapa hari ini memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah. Di antaranya Lombok Tengah selatan dan sejumlah daerah di Sumbawa yang diterjang banjir. 

Sekretaris Komisi V DPRD NTB Sitti Ari turun langsung ke lokasi banjir, Rabu (25/2). Peninjauan dilakukan di Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Ia menyerahkan sejumlah bantuan sembako untuk warga yang terdampak banjir. "Kami saat prihatin terhadap musibah yang dialami warga ini. Apalagi di tengah warga yang sedang menjalankan ibadah puasa. Tentu ini sesuatu yang sangat berat," kata Sitti Ari.

Ia meninjau empat dusun di lokasi. Yaitu yakni Dusung Pasung, Sengkudu, Peliakan, dan Ranggekalo. Total ada 382 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir.

Air menggenangi rumah warga sejak Senin (23/2). Dari laporan warga, banjir di kawasan yang berdekatan dengan wisata Kuta Mandalika itu selalu terjadi setiap tahun di musim hujan.

Sehingga DPRD meminta ada solusi dari pemerintah untuk menanggulangi bencana tahunan ini. 

"Memang sampai sekarang belum ada solusi. Apalagi wilayah ini muara dari beberapa aliran sungai, sehingga begitu hujan secara terus menerus pasti air sungai akan meluap hingga masuk ke rumah-rumah warga," paparnya.

Selain solusi jangka panjang, Sitti juga mendorong percepatan penanganan pascabanjir. Sebab kondisi itu bisa menimbulkan berbagai penyakit.

Mulai demam berdarah hingga malaria. Ia pun meminta OPD terkait untuk turun langsung ke lapangan. Tindakan responsif dan tanggap darurat banjir perlu ditetapkan oleh Pemprov. 

"Jangan sampai daerah kita dicap sebagai daerah yang tidak siap menangani bencana. Padahal NTB ini masuk daerah rawan bencana," pungkas Sekretaris DPW PPP NTB itu. 

Kepala Desa Bangket Parak Genah Genuh mengatakan warga menyambut baik kehadiran Sitti Ari. Ia mengakui musibah banjir yang melanda desanya terjadi setiap tahun.

Namun, menurutnya banjir kali ini yang terparah dengan jumlah warga terdampak sebanyak 382 kepala keluarga (KK) dan ketinggian air sampai 1,5 meter. Hingga Rabu (25/2) air masih menggenangi rumah warga.

"Memang desa kami seperti langganan banjir. Hampir setiap tahun kebanjiran kalau musim hujan," jelasnya. 

Warga Desa Bangket Parak berharap pemerintah daerah segera mencarikan solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir yang terus terjadi di desa tersebut.

 

Editor : Redaksi Lombok Post
#pulau sumbawa #Kuta Mandalika #Bencana Banjir #DPRD NTB #Pulau Lombok #Bencana hidrometeorologi #Pemprov NTB