Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Petinggi Gerindra Tepis Rumor Pergantian Ketua DPD Gerindra NTB, Struktur Partai Urusan DPP

Umar Wirahadi • Selasa, 10 Maret 2026 | 04:39 WIB

Bendahara DPD Gerindra NTB Lalu Wirajaya (kanan) dan Ketua OKK DPD Gerindra NTB Sudirsah Sujanto (kiri) kembali membantah isu tentang pergantian ketua DPD Gerindra NTB, Senin (9/3).
Bendahara DPD Gerindra NTB Lalu Wirajaya (kanan) dan Ketua OKK DPD Gerindra NTB Sudirsah Sujanto (kiri) kembali membantah isu tentang pergantian ketua DPD Gerindra NTB, Senin (9/3).

 

LombokPost – Isu pergantian Ketua DPD Gerindra NTB kembali berhembus kencang. Namun rumor itu dibantah keras oleh para petinggi partai berlambang kepala Burung Garuda itu.

"Belum ada isu (pergantian ketua DPD Gerindra NTB, Red). Gerindra NTB ini sedang baik-baik saja dan solid," kata 

Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD Gerindra NTB Sudirsah Sujanto kepada wartawan kemarin (9/3).

Belakangan ini kembali beredar isu liar tentang wacana pergantian estafet ketua DPD Gerindra NTB. Yaitu dari Lalu Pathul Bahri ke Lalu Muhamad Iqbal.

Sudirsah mengatakan sejauh ini tidak ada perubahan struktur. Ia pun meminta para kader Gerindra tidak terpengaruh dengan isu dan tetap fokus melakukan fungsi pelayanan ke masyarakat.

"Pesan kami dari DPD tidak usah terpengaruh oleh isu di luar. Jangan pikirkan soal struktur. Itu urusan DPP," jelas Sudirsah. 

Bendahara DPD Gerindra NTB Lalu Wirajaya menyampaikan Partai Gerindra adalah partai komando. "Karena kami tergantung DPP," ujar Wirajaya.  

Sehingga Gerindra tidak seperti partai lain yang melakukan pergantian melalui kegiatan tertentu. Seperti Musyawarah Daerah (Musda), Musyawarah Wilayah (Muswil) atau Konferda.

Nah, di Partai Gerindra tidak dikenal adanya kegiatan tersebut. Sehingga soal pergantian kepengurusan sangat bergantung pada DPP partai. "Maka kami serahkan sepenuhnya ke DPP soal partai itu. Karena yang punya wewenang adalah DPP," katanya.

Disampaikan, pada saatnya nanti Surat Keputusan (SK) akan dikeluarkan oleh DPP. SK tersebut berisi susunan lengkap pengurus.

Mulai dari ketua DPD, sekretaris, bendahara, hingga formasi lengkap lainnya seperti bidang-bidang atau departemen. "SK ini satu paket dengan pengurus yang lain," tuturnya.

Mekanismenya, ada tokoh yang dipercaya DPP untuk melakukan komunikasi tertutup dalam menyusun kepengurusan. Biasanya tokoh itu adalah ketua DPD terpilih.

Sehingga ketua DPD itulah nanti yang diberikan kepercayaan penuh untuk menyusun pengurus untuk diserahkan ke DPP. "Siapa tokoh yang digadang-gadang itu kan kita nggak tahu. Kita tunggu saja," ujar Wirajaya. 

Diketahui, Lalu Pathul Bahri dilantik sebagai Ketua DPD Gerindra NTB pada 29 Desember 2021. Saat itu ia menggantikan Ridwan Hidayat. Terkait apakah Pathul akan dipertahankan sebagai ketua DPD Gerindra NTB atau tidak, Sudirsah sama sekali tidak tahu menahu.

Termasuk siapa sosok yang digadang-gadang sebagai ketua DPD berikutnya juga tidak diketahui. Apakah tetap Pathul Bahri atau figur yang lain. Yang pasti, sambung dia, Partai Gerindra belum ada rencana untuk perombakan pengurus sampai saat ini.

"Di Gerindra juga tidak ada batas periodesasinya. Kapan mau DPP mengganti terserah. Kadang ada SK baru terbit sehari atau beberapa bulan langsung ada pergantian," pungkas Wakil Ketua DPRD NTB itu.  

 

Editor : Redaksi Lombok Post
#Pergantian ketua #DPD Gerindra NTB #Partai Gerindra #Lalu Pathul Bahri #Lalu Muhamad Iqbal