LombokPost-Peta politik internal Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai mengerucut menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) 2026. Sejumlah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dikabarkan telah menyatakan dukungan kepada Amrul Jihadi untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat NTB periode lima tahun ke depan.
Musda kali ini menjadi momentum penting bagi Demokrat NTB untuk melakukan konsolidasi dan penataan ulang organisasi. Terutama setelah dinamika besar pasca tersandungnya mantan Ketua DPD Indra Jaya Usman (IJU) dalam kasus hukum beberapa waktu lalu.
Sebagaimana diketahui, IJU ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi NTB dalam kasus dugaan gratifikasi dana pokok pikiran (pokir) DPRD NTB dan langsung ditahan pada November 2025. Kondisi ini membuat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di tingkat provinsi.
Situasi itu berdampak pada dinamika internal partai di daerah. Sekaligus mendorong kader untuk segera melakukan konsolidasi demi menjaga stabilitas dan kepercayaan publik terhadap Partai Demokrat di NTB.
Dalam konteks itu, pertemuan silaturahmi para Ketua DPC se-NTB yang digelar Minggu (29/3) menjadi sorotan. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana Idulfitri 1447 Hijriah itu juga dimanfaatkan sebagai ajang komunikasi politik menjelang Musda.
Dari sepuluh Ketua DPC yang ada, enam di antaranya hadir dalam pertemuan tersebut. Yakni Ketua DPC Kabupaten Bima Misfalah, Ketua DPC Sumbawa Budi Kurniawan, Ketua DPC Sumbawa Barat Ahmad, Ketua DPC Lombok Timur Amrul Jihadi, Ketua DPC Lombok Tengah Adi Bagus Karya Putra, serta Ketua DPC Lombok Utara Zarkasi Haq.
Dalam forum itu, para Ketua DPC menegaskan komitmen untuk mendukung Amrul Jihadi sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat NTB. Dukungan itu bahkan disebut telah dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai sebagai syarat administratif pencalonan.
Ketua DPC Demokrat Lombok Tengah Adi Bagus Karya Putra menjelaskan, komunikasi politik antar DPC telah berlangsung sejak lama. Kesamaan visi untuk membesarkan partai di NTB menjadi dasar dukungan terhadap Amrul Jihadi.
“Kesamaan pandangan untuk memperkuat dan memperbesar Partai Demokrat di NTB menjadi alasan utama kami membangun komunikasi sejak awal,” ujarnya pada Lombok Post, Senin (29/3).
Menurut dia, hingga saat ini sedikitnya ada tujuh Ketua DPC telah menandatangani surat dukungan resmi kepada Amrul Jihadi. Jumlah itu dinilai telah melampaui syarat minimal 20 persen dukungan pemilik suara di luar DPP sebagaimana diatur dalam AD/ART dan Peraturan Organisasi Partai Demokrat.
"Walau dihadiri 6 DPC tapi Amrul Jihadi sudah kantongi tujuh dukungan DPC, yaitu Sumbawa, Sumbawa Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Bima, Lombok Utara dan Lombok Barat, yang Lombok Barat tidak bisa hadir karena ada kegiatan silaturahmi di tempat lain," jelasnya.
Di sisi lain, munculnya sejumlah nama kandidat lain dinilai sebagai dinamika yang wajar dalam proses demokrasi internal partai. Banyaknya tokoh yang berminat memimpin Demokrat NTB dipandang sebagai indikator masih kuatnya daya tarik partai berlambang mercy di daerah.
Magnet itu, kata dia, tidak lepas dari figur Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang saat ini menjabat Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Kinerja AHY di tingkat nasional disebut turut meningkatkan kepercayaan publik dan kader terhadap masa depan Partai Demokrat.
Editor : Akbar Sirinawa