Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mi6 Dorong Figur Muda Pimpin Demokrat NTB, Oke Wiredarme Dinilai Punya Modal Ekspansif

Rury Anjas Andita • Sabtu, 23 Mei 2026 | 06:04 WIB
Mi6 nilai Oke Wiredarme layak pimpin Demokrat NTB. Figur muda dinilai jadi energi baru jelang Musda Demokrat NTB 2026.
Mi6 nilai Oke Wiredarme layak pimpin Demokrat NTB. Figur muda dinilai jadi energi baru jelang Musda Demokrat NTB 2026.

LombokPost – Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat NTB mulai menghangat. Dukungan terhadap munculnya figur muda dalam perebutan kursi Ketua DPD Demokrat NTB terus bermunculan. Salah satunya datang dari Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 yang menilai sosok Oke Wiredarme layak diperhitungkan dalam kontestasi tersebut.

Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, menilai kemunculan Oke Wiredarme menjadi fenomena menarik dalam dinamika internal Demokrat NTB. Sebab, untuk pertama kalinya muncul figur eksternal muda yang secara terbuka menyatakan ketertarikannya memimpin partai berlambang mercy itu.

“Dalam banyak momentum Musda partai politik di daerah, figur yang muncul biasanya didominasi kader internal yang sudah lama berada dalam struktur. Tetapi kali ini berbeda. Kemunculan Oke Wiredarme menghadirkan warna baru sekaligus menunjukkan bahwa Demokrat masih memiliki daya tarik politik yang kuat,” ujar Bambang Mei Finarwanto yang akrab disapa Didu, Jumat (22/5).

Baca Juga: Bukan Pohon Biasa! Demokrat Mataram Sebar "Emas Hitam" Gaharu ke Warga, Ini Potensi Cuannya

Menurutnya, kemunculan figur eksternal dalam bursa Musda Demokrat NTB menunjukkan bahwa Partai Demokrat masih dipandang memiliki prospek politik yang menjanjikan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Didu menilai ketertarikan figur muda terhadap Demokrat tidak bisa dilepaskan dari kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY yang dianggap berhasil membangun wajah baru partai dengan pendekatan lebih modern dan terbuka terhadap generasi muda.

“AHY hari ini bukan hanya Ketua Umum Demokrat, tetapi juga simbol regenerasi politik nasional. Itu sebabnya banyak figur muda mulai melihat Demokrat sebagai rumah politik yang relevan dengan perkembangan zaman,” katanya.

Baca Juga: DPP Buka Peluang Tokoh Baru Pimpin Demokrat NTB, Sekjen Minta Kader Lama Tak Merasa Terancam

Mi6 menilai tantangan partai politik saat ini tidak lagi sekadar mempertahankan basis suara tradisional. Partai politik, termasuk Demokrat, dinilai harus mulai melakukan ekspansi politik dengan menjangkau pemilih muda, kelompok profesional, dan masyarakat produktif.

Dalam konteks tersebut, Oke Wiredarme disebut memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan Demokrat NTB ke depan. Selain muda, ia dinilai memiliki pendekatan progresif dan kemampuan membangun komunikasi publik yang kuat.

“Kalau Demokrat ingin tumbuh lebih besar di NTB, maka partai ini harus mulai membuka ruang terhadap figur yang mampu berbicara dengan generasi baru pemilih. Politik sekarang berbeda,” tegas Didu.

Baca Juga: Kaesang Lantik Pengurus DPW dan DPD PSI se-NTB Hari Ini, Ada Mantan PDIP, NasDem, Demokrat dan PPP

Menurutnya, pemilih muda saat ini lebih tertarik pada figur yang komunikatif, progresif, dan memiliki jejaring sosial luas dibanding pola politik patronase lama.

Mi6 juga menilai partai politik modern membutuhkan figur yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga mampu membangun resonansi di ruang publik.

Selain faktor usia, Mi6 menyoroti latar belakang Oke Wiredarme sebagai pengusaha muda sekaligus pimpinan organisasi advokat. Kombinasi itu dinilai menjadi modal sosial dan politik yang penting dalam membangun kepemimpinan partai modern.

“Politik modern membutuhkan figur yang adaptif. Bukan hanya piawai dalam konsolidasi internal, tetapi juga mampu membangun komunikasi publik yang baik,” ujar Didu.

Baca Juga: Demokrat Disarankan Lirik Figur Dengan Mesin Politik Strategis

Menurutnya, pengalaman di dunia usaha memberi kemampuan membaca dinamika ekonomi masyarakat dan membangun jaringan lintas kelompok. Sementara pengalaman organisasi membentuk kemampuan kepemimpinan dan komunikasi publik.

Mi6 berpandangan, kemunculan figur eksternal seperti Oke Wiredarme harus dibaca sebagai momentum regenerasi politik di tubuh Demokrat NTB. Didu mengatakan, stagnasi partai di daerah kerap terjadi akibat minimnya regenerasi dan kurangnya keberanian menghadirkan figur alternatif.

“Dalam politik modern, kompetisi gagasan jauh lebih penting dibanding sekadar senioritas. Kehadiran figur baru harus dipandang sebagai energi baru bagi partai,” tegasnya.

Baca Juga: Empat Figur Ini Masuk Bursa Ketua Demokrat NTB, Siapa Saja?

Mi6 juga menilai pernyataan Sekjen DPP Demokrat, Herman Khaeron, yang membuka ruang bagi tokoh eksternal menjadi sinyal bahwa Demokrat sedang membangun kultur politik yang lebih inklusif.

Menurut Didu, partai besar tidak boleh takut terhadap munculnya figur baru. Justru keterbukaan terhadap tokoh eksternal menunjukkan kepercayaan diri partai dalam membangun kompetisi yang sehat.

“Regenerasi itu bukan hanya mengganti orang lama dengan orang baru. Tetapi bagaimana menghadirkan cara berpikir baru, energi baru, dan strategi baru untuk menghadapi perubahan zaman,” pungkasnya.

Editor : Rury Anjas Andita
#Demokrat NTB #Mi6 #oke wiredarma #Musda Demokrat NTB #Partai Demokrat