LombokPost – Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat NTB yang akan digelar dalam waktu dekat tidak sampai memutuskan ketua definitif. Tapi sebatas untuk menetapkan calon ketua untuk dibawa ke DPP.
"Nanti DPP yang akan memutuskan siapa yang dipilih untuk ditetapkan sebagai ketua DPD," kata Sekretaris DPD Demokrat NTB Andi Mardan.
Disampaikan, para calon akan mengikuti serangkaian fit and proper test oleh DPP. Ini untuk mengetahui sejauh mana kelayakan setiap kandidat.
Baca Juga: Dr Gema Klaim Dukungan Sejumlah DPC Demokrat
Ia optimistis Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono akan berlaku adil dan bijak. Yaitu dengan melihat kapasitas dan elektabilitas yang bersangkutan. Termasuk kekuatan dukungan logistik untuk pemenangan partai.
"Jadi Ketum betul-betul akan menilai. Siapa yang punya kapasitas dan elektabilitas untuk memimpin partai," jelas Andi.
Pihaknya mengaku sudah mendengar beberapa figur calon ketua sudah mulai bermunculan. Hal itu sangat lumrah dalam setiap suksesi pemilihan.
Baca Juga: Musda Demokrat NTB, Tujuh DPC Kunci Satu Nama, Tutup Pintu untuk Hadi Gunawan dan Lalu Winengan
DPD tidak akan melarang atau membatasi konsolidasi para pihak yang berniat maju memperebutkan kursi ketua DPD Demokrat NTB.
"Adanya bakal calon sah-sah saja. Asalkan dilakukan secara demokratis dan tidak melanggar AD/ART partai, silakan saja," tambahnya.
Menjelang musda DPD Demokrat NTB, sejumlah kandidat mulai bermunculan. Termasuk tokoh baru. Salah satunya Dr Gema Akhmad Muzakir.
Sosok yang akrab disapa Dr Gema ini sudah mulai aktif menjalin komunikasi dan koordinasi dengan DPC-DPC pemilik suara.
Selain tokoh baru, kader internal juga terus bermunculan. Di antaranya anggota DPRD NTB Syamsul Fikri dan Raden Rahadian Soedjono.
Juga Ketua DPC Lombok Timur (Lotim) Amrul Jihadi yang mengklaim sudah mengantongi dukungan tujuh DPC dari 10 DPC se-NTB. Figur lainnya adalah Wali Kota Bima A Rahman alias Aji Man.
Baca Juga: Mi6 Dorong Figur Muda Pimpin Demokrat NTB, Oke Wiredarme Dinilai Punya Modal Ekspansif
Partai Demokrat, sambung Mardan, menegaskan diri terbuka bagi tokoh baru yang ingin membesarkan partai di Bumi Gora.
Penegasan ini pernah disampaikan langsung Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron saat berkunjung ke Sembalun, Lombok Timur, awal Mei lalu.
"Seperti yang sudah disampaikan Pak Sekjen. Bahwa Demokrat sangat welcome dengan tokoh baru asalkan komitmen membesarkan partai," paparnya.
Ditegaskan, siapa pun bisa masuk menjadi kader Demokrat. Bahkan setelah mengantongi kartu tanda anggota (KTA), bisa langsung mencalonkan diri sebagai ketua DPD.
Asalkan mengantongi dukungan minimal 20 persen pemilik suara.
Baca Juga: Kader Demokrat NTB Siap Dipimpin Tokoh Baru, Bisa Dari Representasi NU, Muhammadiyah atau NW
"Demokrat adalah partai inklusif yang merangkul keragaman identitas dan siap menampung siapa pun yang memiliki visi sama untuk memajukan partai," pungkas Andi Mardan. (mar/r2)
Editor : Kimda Farida