LombokPost – Kehadiran Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha di Bumi Harapan Permai, Kecamatan Labuapi dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81, menyisakan perhatian tersendiri.
Selain bertemu dan berdialog dengan masyarakat, Nurul Adha juga menyambangi kediaman Dr. Syamsuriansah yang ada di wilayah tersebut.
”Kedatangan saya untuk menghadiri undangan masyarakat. Saya hadir di Gelogor, Griya Taman Sari Terong Tawah dan ke sini lokasi ketiga. Saya sangat sendang dapat hadir dan bertemu langsung dengan masyarakat,” ucapnya.
Dalam sambutannya saat membuka acara bersama warga, Nurul Adha menekankan sejumlah persoalan yang harus menjadi perhatian bersama. Salah satunya peningkatan angka lama sekolah.
Ia mengingatkan agar anak-anak tidak berhenti sekolah dan tidak terjebak dalam pernikahan usia sekolah.
“Harapan saya angka lama sekolah meningkat. Jangan biarkan terjadi pernikahan usia sekolah,” ujarnya.
Selain pendidikan, penurunan angka kemiskinan juga menjadi perhatian. Ia menyebut pembangunan infrastruktur, termasuk perbaikan Jalan Kabupaten Jerneng-Perampuan, penting untuk mendukung akses ekonomi masyarakat.
Di sektor kesehatan, Nurul Adha menyinggung keberlanjutan kepesertaan BPJS Kesehatan PBI yang dibiayai APBD. Dari sekitar 440 ribu jiwa yang sebelumnya mendapat pembiayaan, terdapat penonaktifan dari pemerintah pusat sehingga jumlah peserta yang harus ditangani daerah berubah.
Baca Juga: Pekan Kesenian Senggigi Semarakkan HUT RI ke-81, Turis Asing Antusias Ikut Lomba Makan Kerupuk
Pemkab Lombok Barat, kata dia, kemudian melakukan back up melalui APBD Perubahan. Anggaran untuk program tersebut bertambah Rp 10 miliar, dari sekitar Rp 60 miliar menjadi Rp 70 miliar.
Namun dalam kunjungannya ke kediaman Dr. Syamsuriansah, Nurul Adha memang tak menyinggung konstelasi politik. Termasuk mengenai kemungkinan dirinya berpasangan dengan Syamsuriansah.
Terkait peluang untuk mengisi kekosongan jabatan wakil bupati nanti pasca OTT bupati.
Hanya saja sebelumnya dia mengaku keputusan terkait siapa yang menjadi figur wakil bupati nanti masih berproses dan penentunya ada di DPRD Lombok Barat.
“Bolanya ada di DPRD,” katanya.
Namun dia mengaku sejumlah pihak sudah melakukan komunikasi dengannya. Hanya saja, ia memilih menyerahkan proses tersebut kepada mekanisme dan regulasi yang berlaku.
“Kita lihat proses, waktu dan regulasinya. Siapa pun boleh berpendapat. Sekarang saya fokus konsolidasi memberikan bukti pemerintah hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Syamsuriansah menyambut positif kehadiran Nurul Adha. Menurutnya, wakil bupati menunjukkan konsistensi dalam membangun kedekatan dengan masyarakat Bumi Harapan Permai.
Baca Juga: Gembleng Fisik dan Mental, Tim Paskibraka Lombok Tengah Siap Kibarkan Merah Putih di HUT RI ke-81
Terkait beberapa penekanan yang disampaikan Wabup seperti persoalan pendidikan, Syamsuriansah menilai peningkatan lama sekolah sangat penting untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lombok Barat.
Ia bahkan mendorong agar anak-anak tidak hanya menyelesaikan pendidikan hingga SMA, tetapi mendapat kesempatan melanjutkan ke perguruan tinggi.
Anggota Komisi IV DPRD Lobar ini berharap Pemkab Lombok Barat dapat membangun kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di NTB agar akses pendidikan tinggi bagi anak-anak daerah semakin terbuka.
Syamsuriansah juga mengapresiasi tambahan anggaran Rp10 miliar untuk UHC BPJS Kesehatan melalui APBD Perubahan.
Soal namanya yang mulai disebut sebagai calon wakil bupati pendamping Nurul Adha, anggota DPRD Lombok Barat itu mengaku belum memikirkan sejauh itu.
“Menjadi anggota DPRD Lombok Barat saja saya sudah merasa sangat cukup dan bisa berkontribusi untuk daerah. Jadi belum terbersit terlalu jauh,” kata politisi Perindo ini.
Meski demikian, ia berterima kasih kepada masyarakat yang mulai mempertimbangkan namanya. Untuk saat ini, Syamsuriansah menegaskan masih fokus menyelesaikan tugas di legislatif dan mengawal program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan hingga infrastruktur.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : Lombok Post