Nanik Dorong Optimalisasi Pariwisata NTB, Minta Kemasan Produk UMKM Dipercantik

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:38 WIB
DORONG PARIWISATA: Anggota Komisi II DPRD NTB, Nanik Suryatiningsih, saat memberikan keterangan terkait pentingnya optimalisasi pengelolaan destinasi wisata dan peningkatan kualitas kemasan produk UMKM di Kabupaten Lombok Barat. (Foto: Toni/Lombok Post)
DORONG PARIWISATA: Anggota Komisi II DPRD NTB, Nanik Suryatiningsih, saat memberikan keterangan terkait pentingnya optimalisasi pengelolaan destinasi wisata dan peningkatan kualitas kemasan produk UMKM di Kabupaten Lombok Barat. (Foto: Toni/Lombok Post)

 

LombokPost — Potensi pariwisata dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) dan NTB umumnya dinilai sangat besar.

Sayangnya pengelolaannya dianggap masih belum maksimal. Hal tersebut diungkapkan oleh anggota Komisi II DPRD NTB Nanik Suryatiningsih saat memberikan pandangannya terkait pengembangan kawasan wisata di daerah tersebut.

"Sebetulnya wisatanya bagus saja, cuma pengelolaannya yang kurang maksimal. Keberusihan juga perlu diperhatikan, banyak sekali keluhan. Tempat ibadah dan fasilitas umum seperti kamar mandi kecil di lokasi wisata harus menjadi perhatian," ujar Nanik.

Menurutnya Lombok Barat memiliki destinasi wisata unggulan yang tidak kalah menarik dibandingkan daerah lain. ulai dari keindahan Senggigi hingga pesona alam di kawasan Lobar  bagian selatan seperti Sekotong.

Meski demikian, pengelolaannya masih memerlukan banyak perbaikan agar daya tariknya semakin optimal.

​​Selain sektor fasilitas dan kebersihan destinasi wisata, Nanik menyoroti pentingnya pembinaan bagi para pelaku UMKM lokal.

Baca Juga: Lelang Bongkaran Rumah Dinas DPRD NTB Berpotensi Diminati dari Berbagai Daerah

Kualitas isi produk UMKM di Lobar sebenarnya tidak kalah bersaing, bahkan sering kali lebih melimpah dibandingkan produk serupa dari daerah lain seperti Bali atau pulau Jawa.

Namun, kendala utama yang kerap dihadapi UMKM lokal terletak pada aspek pengemasan (packaging) dan strategi pemasaran yang belum optimal.

Nanik mendorong pemerintah daerah agar memberikan pendampingan agar kemasan produk lokal terlihat lebih menarik di mata wisatawan.

"Pemasaran dan kemasannya itu supaya tidak kalah dengan daerah lain. Kadang isinya sama atau bahkan lebih banyak di sini, tapi karena kemasannya kurang menarik, jadi jarang dilirik. Padahal tamu atau wisatawan yang pertama dilihat adalah kemasannya," tegasnya.

​Lebih lanjut, Nanik menekankan perlunya kesiapan masyarakat lokal dalam menghadapi event-event internasional seperti MotoGP.

Baca Juga: Gedung DPRD NTB Diprediksi Molor HIngga 2029, Buntut Pemangkasan Anggaran Pusat

Karakter masyarakat yang ramah serta pelayanan yang baik dinilai menjadi kunci utama untuk menangkap peluang ekonomi dari kedatangan para wisatawan.

​Dalam kesempatan tersebut, Nanik juga menyampaikan doa dan harapannya kepada Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha agar senantiasa diberikan kesehatan, kesabaran, dan kekuatan dalam memimpin Kabupaten Lombok Barat menuju arah yang lebih baik ke depannya.

Dengan perbaikan pengelolaan destinasi, peningkatan kebersihan fasilitas umum, serta peningkatan kualitas kemasan produk UMKM, Lobar diharapkan mampu bersaing secara sehat dan memanfaatkan momentum ajang internasional secara maksimal.

Editor : Kimda Farida
Nanik Suryatiningsih Lombok Barat DPRD NTB Pariwisata