Lelang Bongkaran Rumah Dinas DPRD NTB Berpotensi Diminati dari Berbagai Daerah

LombokPost-Lebih dari 20 unit rumah dinas di belakang kompleks Gedung DPRD NTB segera dibongkar, menjadi bagian dari penataan kawasan dan perluasan lahan parkir untuk pembangunan gedung baru DPRD NTB.
“Kami sudah mendengar informasi itu,” kata Kepala Seksi Hukum dan Informasi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Mataram Fatih Ghozali.
Material hasil pembongkaran yang masih memiliki nilai ekonomi, nantinya dapat dilelang melalui pengumuman resmi.
Fatih menegaskan, material yang berpotensi dilelang antara lain kayu, kusen, atap, kaca hingga genteng. “Sisa bongkaran bisa berupa kayu, kusen-kusen, atau atap. Nanti dikumpulkan dulu apa saja material yang masih memiliki nilai,” jelas dia.
Karena tidak seluruh material hasil pembongkaran dapat dilelang. Material seperti tembok bangunan tidak memiliki nilai ekonomi yang dapat dijual.
Sehingga, penentuan material yang layak dilelang harus melalui penilaian dan pengecekan langsung ke lokasi. “Teman-teman penilaian harus ke lapangan dulu. Dari situ bisa diketahui material apa yang bisa laku dan dijual,” bebernya.
Nilai material bongkaran belum dapat dipastikan sebelum dilakukan pemeriksaan di lapangan. Penilaian akan melihat jenis serta kondisi material yang masih memiliki nilai sisa.
Terkait waktu pelaksanaan lelang, Fatih menyebut Pemprov NTB sebaiknya segera melaksanakannya setelah nilai limit ditetapkan.
Langkah tersebut, dinilai dapat mendukung percepatan pembangunan gedung baru DPRD NTB.
“Kalau sudah ada nilai limitnya, seharusnya segera. Lelang lebih cepat, tentu pembangunannya bisa lebih cepat lagi,” ujarnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




