PRAYA-Selain dikenal rawan, pantai Ujung Kelor di Dusun Kelongkong Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah ini, selalu dijadikan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). sWarga sesuka hatinya, mengotori pantai. Belum lagi, sampah kiriman dari desa tetangga.
“Itu dulu,” cetus Bupati Loteng HM Suhaili FT, Minggu (17/2). “Sekarang, sudah berubah total. Pantai Ujung Kelor, luar biasa indah,” lanjutnya.
Orang nomor satu di Gumi Tatas Tuhu Trasna tersebut, memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada warga Dusun Kelongkong, yang mau berubah. Padahal, merubah sikap dan kebiasaan buruk itu, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Namun, warga mampu membuktikannya.
Bagi Suhaili, hal itu patut dijadikan contoh, bagi warga Loteng dimana pun berada. Karena, jika satu desa atau dusun bersih, asri, aman dan nyaman, maka wisatawan berdatangan. “Mari kita jaga kebersihan wilayah kita masing-masing,” serunya.
Lebih lanjut, mantan Ketua DPRD NTB tersebut berpesan, agar aparatur pemerintah desa dan warga di Desa Bilelando, terus mensukseskan pengembangan Desa Wisata Bahari. Sekecil apa pun itu, perkenalkan dan promosikan, jangan ragu-ragu. Begitu pula, desa-desa yang lain. “Di desa kami ini, ada sembilan dusun,” sambung kepala desa (Kades) Bilelando Ramayadi.
Sebagian besar, beber Ramayadi memiliki potensi objek wisata. Hanya saja, tidak begitu dikenal masyarakat luas. Yang dikenal, malah garis merah atau rawannya saja. Padahal, Desa Bilelando sudah aman, bisa dibuktikan.
Itu karena, diakuinya warga mulai menyadari pentingnya, perputaran ekonomi dibidang pariwisata. Mereka melihat, pariwisata mampu menggerakkan semua sektor. Atas dasar itulah, Desa Bilelando berani menyatakan diri, sebagai Desa Wisata Bahari. “Insya Allah, kalau datang ke tempat kami, pasti terdorong untuk datang lagi,” ujar Ramayadi sembari tersenyum.
Apalagi, lanjut Ramayadi mengunjungi objek pantai Ujung Kelor. Ditempat itu, suasanya masih hijau dan masih perawan. Yang paling penting, sudah bersih dari sampah. “Sekali lagi, untuk membuktikan mari datang lah,” serunya.(dss/r2)
Editor : Administrator