Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Berwisata di Kolam Renang Matra Praya

Administrator • Jumat, 2 Agustus 2019 | 17:13 WIB
KELUARGA BESAR PELTI LOTIM: Pengurus dan atlet PELTI Lotim berpoto bersama di lapangan tenis GOR Lotim di Selong, belum lama ini.
KELUARGA BESAR PELTI LOTIM: Pengurus dan atlet PELTI Lotim berpoto bersama di lapangan tenis GOR Lotim di Selong, belum lama ini.

Gempa Lombok tak melulu soal kerusakan dan kerugian. Kolam Renang Matra di Praya adalah salah satu yang merasakan dampak positif secara tak langsung dari musibah itu.


DEDI SS, Praya


==============


”Pernah sehari, kami menghasilkan uang sebesar Rp 12 juta. Ini sejarah buat saya,” ujar pengelola kolam renang Matra Praya Lalu Mahayudi.


Itu beberapa kali terjadi pada momen gempa tahun lalu. Para pengunjung tumpah ruah dari pagi hingga sore  hari. Penyebabnya, karena mereka takut berwisata ke kawasan pantai, khawatir tsunami. Sedangkan area pegunungan dihantui potensi longsor. Jadilah tempat wisatanya ketiban untung.


Kendati tentu saja tak berharap musibah, ia memanfaatkan betul momen manis yang sempat berlangsung hingga awal tahun ini. ”Kolam renang Matra ini, berdiri sejak tahun 2004. Ini aset pemkab,” ujarnya lagi.


Dia mulai menggelolanya 2006-2011 lalu, kemudian dilanjutkan lagi pada tahun 2017 hingga sekarang. Nilai kontraknya, Rp 20 juta untuk tahun. Dengan tiket masuk yang hanya Rp 10 ribu untuk satu orang, tempat wisata ini sangat terjangkau. Terlebih lokasinya ada di pusat kota.


Dengan tarif yang sangat terjangkau itu, pengunjung sudah bisa menikmati seluruh fasilitas yang ada di dalam kolam. Ada kolam renang dengan kedalaman 50 sentimeter (cm) berukuran 5x5 meter. Ada kolam dengan kedalaman 1 meter berukuran 5x9 meter. Terakhir, kolam dengan kedalaman 1,7 meter berukuran 8x25 meter.


Memastikan pengunjung puas dengan pelayanan, kini tersedia 10 kamar mandi, sekaligus ruang bilas, dan ruang ganti pakaian. Ada juga warung, musala. Saat ini pihaknya juga akan menyiapkan restoran hingga seluncuran air. ”Dari kolam inilah, muncul perenang terbaik daerah,” beber Miq Yudi.


Bagi pengunjung yang tidak bisa berenang dan ingin belajar, pengelola menyiapkan pelatih. Inilah terobosan lain kolam renang tersebut. Tak semata mencari keuntungan, namun ada sisi pengembangan olahraga yang juga dilakukan. (r9/*)

Editor : Administrator
#Praya