"Mohon maaf, jika dalam pelibatan ini kami belum maksimal melibatkan semua pihak," tandas Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro, Sabtu (12/2).
Dikatakan, bagi asosiasi-asosiasi yang ingin terlibat di MotoGP dipersilakan dari sekarang membuat dan mengajukan penawaran tertulis. “Tentunya yang menarik,” tegasnya.
Yang tidak kalah pentingnya, menunjukkan harga yang kompetitif, kualitas produk yang baik. Kemudian kesesuaian dengan persyaratan Dorna Sports, ITDC atau Mandalika Grand Prix Association (MGPA). "Kami tunggu," tandasnya lagi.
Khusus pengusaha transportasi lokal, ITDC telah menggelar pertemuan. Melibatkan Pemkab Loteng, Polda NTB dan asosiasi pengusaha transportasi (Apta) NTB. Hasilnya, ITDC, MGPA dan Dorna mengakomodir.
Sementara itu, Bupati Loteng HL Pathul Bahri sebelumnya menegaskan, jika tidak melibatkan para pengusaha transportasi lokal Gumi Tatas Tuhu Trasna, maka pihaknya yang akan turun tangan langsung bertemu dengan ITDC. "Soal ada beberapa sopir yang tidak memiliki sertifikasi keahlian, itu sambil jalan. Yang penting mereka diakomodir," pungkasnya. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita