Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Menparekraf Pantau Kesiapan Akomodasi MotoGP di KEK Mandalika

Rury Anjas Andita • Selasa, 22 Februari 2022 | 14:30 WIB
PANTAU KESIAPAN: Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi NTB melihat kesiapan akomodasi sebelum gelaran MotoGP, Minggu (20/2). (Didit/Lombok Post)
PANTAU KESIAPAN: Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi NTB melihat kesiapan akomodasi sebelum gelaran MotoGP, Minggu (20/2). (Didit/Lombok Post)
MATARAM-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meninjau lokasi camping ground di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. ”Banyak inovasi yang dibuat. Penyediaan camping ground ini bisa disukai wisatawan yang menyukai tantangan,” kata Sandi, Minggu (20/2).

Ia menyampaikan, saat ini banyak wisatawan yang menyukai suasana penginapan outdoor. Apalagi jika ditunjang dengan fasilitas lengkap yang bisa memanjakan wisatawan. ”Fasilitas yang lengkap bisa membantu wisatawan,” ujarnya.

Camping ground yang disiapkan Kelana, akan digunakan bagi penonton MotoGP. Lokasinya berada di sekitar beach park KEK Mandalika. ntuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan kamar, ITDC Group sedang mematangkan konsep penempatan camping ground di zona Barat dan Timur.

Lokasi camping ground di zona Barat akan bertempat di Kuta Beach Park, tempat yang saat ini dikelola Kelana. Sementara di zona Timur adalah Batu Kotak, Tanjung Aan. Kedua lokasi ini dipilih karena berada di wilayah yang strategis, mudah untuk mengakses menuju sirkuit serta aman karena mudah dikontrol.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB H Yusron Hadi mengatakan, lokasi camping ground yang dikelola Kelana akan disiapkan 1.000 tenda. Jika satu tenda bisa berisi dua orang, maka satu areal camping ground bisa menampung hingga 2.000 penonton MotoGP.

”Fasilitas lengkap, ada listrik, toilet, musala. Mini panggung untuk hiburan dan bazar UMKM juga disiapkan,” kata Yusron.

Pengelola menyiapkan dua tipe penyewaan untuk tenda. Pertama, seharga Rp 240 ribu, untuk penyewaan tenda di lokasi camping ground. Kedua, Rp 600 ribu dengan fasilitas penjemputan ke Bandara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Madjid.

Yusron memastikan seluruh aktivitas penginapan di camping ground tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat. ”Pengelola juga menyiapkan tes antigen dan PCR di pintu masuk menuju lokasi camping ground,” tuturnya. (dit/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#MotoGP #Menparekraf #camping ground #Sirkuit Mandalika