Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Untuk Persiapan WSBK, Sirkuit Mandalika Akan Diaspal Ulang

Rury Anjas Andita • Rabu, 24 Agustus 2022 | 13:00 WIB
SIRKUIT MANDALIKA: Suasana sirkuit Mandalika di KEK Mandalika, Loteng pascaMotoGP sepi dan dijaga ketat. (Dedi/Lombok Post)
SIRKUIT MANDALIKA: Suasana sirkuit Mandalika di KEK Mandalika, Loteng pascaMotoGP sepi dan dijaga ketat. (Dedi/Lombok Post)
PRAYA-Untuk mensukseskan event balapan World Superbike (WSBK) November mendatang, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) harus menyiapkan anggaran Rp 30 miliar. “Itu untuk keperluan teknik dan non teknik,” tandas Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro usai menghadiri road show Gubernur NTB Zulkieflimansyah di kantor bupati Loteng, Selasa (23/8).

Anggaran tersebut, kata Bram, harus tersedia dalam waktu dekat ini. Mengingat tahapan-tahapan pelaksanaan WSBK dimulai. Salah satunya, promo penjualan tiket. “Sambil jalan kita juga sedang mempersiapkan diri melaksanakan pengaspalan ulang lintasan sirkuit Mandalika,” paparnya.

Pengaspalan akan dilaksanakan per 1 September mendatang. Pengaspalan dilakukan di seluruh lintasan sepanjang 3,4 kilometer (km). “Kita perkirakan pengaspalan rampung akhir September,” ujar Bram.

Bahan-bahan aspal sendiri sudah tersedia di lokasi, tinggal digunakan saja. Dia menekankan, langkah itu bukan berarti ada kerusakan pada lintasan sirkuit. Melainkan murni peremajaan, guna mempersiapkan diri menghadapi balapan WSBK November mendatang.

“Aspal yang sekarang kita kelupas sedikit saja. Kemudian ditutup kembali dengan aspal yang baru. Jadi, kata Bram bukan peremajaan secara total,” terangnya.

Sementara itu, Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengingatkan bupati, wakil bupati dan seluruh warga Loteng untuk bersama-sama mensukseskan event balapan tahunan WSBK. Tahun ini, harus lebih meriah dan besar-besaran daripada tahun sebalumnya.

“Presiden ingin penontonnya lebih ramai, kalau sepi beliau tidak suka,” ujar Zul.

Yang tidak kalah pentingnya, pihaknya ingin ITDC dan MGPA harus memprioritaskan produk-produk lokal, guna masuk di WSBK. Orang nomor satu di Bumi Gora tersebut memastikan produk-produk dari industri kecil dan menengah (IKM) di 10 kabupaten/kota di NTB, tidak kalah dengan produk di daerah lain di Indonesia. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#WSBK #Sirkuit Mandalika #MGPA #ITDC