"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan," kata Suasto pada Lombok Post, Selasa (14/2).
Terpilihnya purnawirawan Polri tersebut diperoleh dari hasil musyawarah daerah (musda). Ada empat calon yang bersaing. Yakni Kades Mertak, Kecamatan Pujut Mohammad Syahnan; Kades Dermaji, Kecamatan Jonggat Suhaidi; Kades Selebung, Kecamatan Batukliang Agus Kusumahadi; dan kades ungga sendiri. "Saya mendapat perolehan suara 50," kata Suasto.
Amanah sebagai Ketua FKD Loteng untuk kedua kalinya itu dipastikan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Sebagaimana arahan, masukan dan kritikan yang datang dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Loteng. Salah satunya, meningkatkan kapasitas para kades. Baik menyangkut urusan regulasi, program kerja hingga anggaran.
Dia tidak ingin, ada pemimpin akar rumput yang terseret hukum. Sehingga FKD Loteng siap melakukan pendampingan dan pembinaan. "Yang pasti saya tidak bisa bekerja sendiri. Jadi, mohon kerja sama pengurus FKD Loteng lainnya," kata Suasto.
Sementara itu, Kepala DPMD Loteng Zainal Mustakim berharap, FKD menjadi garda terdepan dalam menjembatani, memfasilitasi dan memediasi setiap persoalan yang dihadapi setiap kades. Baik dengan warga desa hingga aparat hukum.
"Jika ada kesulitan, tolong cepat-cepat sampaikan ke kami. Jangan sampai meluas dan melebar ke mana-mana, baru kami diberitahukan," kata Zainal. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita