Guna mendukung kegiatan ini, sambungnya, Pemkab Loteng bersama pihak penyelenggara telah melakukan rapat persiapan agar kegiatan dapat berjalan lancar. "Sudah kita lakukan rapat," ujarnya.
Adapun rute ajang balap sepeda internasional ini akan melewati delapan kecamatan. Atau tidak jauh berbeda dengan rute tahun sebelumnya.
Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan dan mendukung potensi pariwisata di Loteng. Serta menjadi ajang promosi pengembangan pariwisata di KEK Mandalika.
Kegiatan ini merupakan balap sepeda khusus untuk pembalap profesional yang diikuti oleh sekitar 22 negara. Dilaksanakan pada hari Sabtu (27/5) dari pukul 10.00-19.00 Wita dan Minggu (28/5) dari pukul 04.30-17.00 Wita bertempat di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.
Adapun kegiatan tersebut dibagi menjadi tiga kelas yaitu kelas Long Distance 141 Kilometer (Km), Short distance 79 Km dan non road bike 48 Km yang diikuti oleh peserta sekitar 500 peserta.
"Kegiatan yang dilaksanakan dua hari itu diharapkan bisa mendukung peningkatan kunjungan wisatawan di NTB, khususnya Loteng," ucap Sekda Firman.
Terpisah, rapat gabungan telah dilakukan jajaran TNI dan Polri dalam pengamanan L'Etape Indonesia Tour The France 2023. "Kami telah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mempersiapkan dan mematangkan pelaksanaan pengamanan kegiatan," ucap Kapolres Loteng AKBP Irfan Nurmansyah.
Jajaran Polres Loteng sebagai garda terdepan dalam pengamanan kegiatan terus melakukan rapat koordinasi pelaksanaan pengamanan, baik dengan lingkup pejabat utama dan Polsek jajaran Polres Loteng, Kodim 1620/Loteng dan stakeholder terkait lainnya. "Sehingga kegiatan dapat berjalan aman dan lancar," tandasnya. (ewi/r5) Editor : Rury Anjas Andita