Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PDAM Tirta Ardhia Rinjani Loteng Ajukan Pinjaman Rp 120 Miliar ke PT SMI

Rury Anjas Andita • Jumat, 28 Juli 2023 | 15:00 WIB
Dirut PDAM Tirta Ardhia Rinjani Bambang Supratomo (Dewi/Lombok Post)
Dirut PDAM Tirta Ardhia Rinjani Bambang Supratomo (Dewi/Lombok Post)
PRAYA-Pinjaman Rp 120 miliar diajukan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Ardhia Rinjani ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Pinjaman ini sebagai modal untuk pembangunan sistem penyedia air minum (SPAM) dan diharapkan bisa meningkatkan pelayanan penyaluran air bersih ke masyarakat.

"Poin pentingnya dari pengajuan pinjaman ini telah direstui Pemkab dan DPRD Loteng, mengharap pembiayaan dari APBN/APBD ada keterbatasan. Sehingga kita coba diskusi dengan PT SMI," ucap Direktur Utama PDAM Tirta Ardhia Rinjani Bambang Supratomo pada wartawan di kantor bupati, Kamis (27/7).

Ia menuturkan, diskusi yang dilakukan berupa pola pembiayaan kepada PT SMI serta sumber-sumber pendapatan PDAM jika diberikan pembiayaan. Pihaknya juga telah memaparkan kondisi keuangan, infrastruktur, layanan dan jumlah pelanggan. Yang kemudian digodok PT SMI sebelum dikeluarkan surat rekomendasi.

"Yang jelas nanti akan dinilai PT SMI, mereka turun survei. Karena nanti pinjaman ini apakah atas nama Pemkab Loteng atau PDAM langsung," jelasnya.

Bambang mengatakan, sumber air pengadaan SPAM Cerorong Danau Biru berlokasi Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Loteng. SPAM baru ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dan memaksimalkan pelayanan air bagi masyarakat di tiga kecamatan. Yaitu, Kecamatan Pringgarata, Kecamatan Jonggat dan Kecamatan Praya Barat Daya.

"Sehingga nanti aliran air di zona tengah tidak lagi terbagi ke tiga wilayah itu," jelasnya.

Kehadiran SPAM Cerorong Danau Biru diyakini akan mampu melayani hingga 20 ribu pelanggan baru jika sudah beroperasi. Sebab, diakui pelayanan air bersih bagi masyarakat selama ini belum maksimal, terutama aliran air terbagi ke banyak tempat.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Loteng Taufikurahman membenarkan, ada pengajuan pinjaman tersebut. "Baru diajukan, karena nanti ada prosedur yang harus dipenuhi, terkait siapa yang meminjam, yang disetujui apa hingga kemampuan daerah yang harus dilengkapi," tukasnya. (ewi/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#PT SMI #Loteng #PDAM Tirta Ardhia Rinjani #Utang