PRAYA-Sirkuit 459 Lantan di Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah (Loteng) ditutup. Penutupan ini dalam rangka menghadapi Kejurnas Motocross GTX Regional III Bali Nusa Tenggara.
Dari spanduk yang terpasang di lokasi, penutupan berlaku sejak tanggal 15 hingga 22 Agustus. Kemudian akan dibuka kembali tanggal 23 hingga 24 Agustus mendatang. ”Benar ditutup (sementara). Ada penataan lintasan sirkuit sebelum kejurnas,” kata Kepala Desa Lantan Erwandi, kemarin (20/8).
Penataan sirkuit dilakukan pada area paddock hingga parkir kendaraan. Karena prosesnya dilakukan dengan menggunakan alat berat, pemerintah desa dan panitia kejurnas menutup sementara Sirkuit Lantan. Agar tidak menimbulkan hal-hal mengkhawatirkan, mengingat lokasi sirkuit sering dijadikan lokasi latihan bagi masyarakat yang mencintai motocross.
”Anak-anak juga sering bermain di sini. Belum lagi ada yang latihan, takutnya mengancam keselamatan mereka dengan adanya alat berat,” tambahnya.
Menyinggung progres pembenahan lintasan sirkuit, diakui mencapai 90 persen. Sisanya untuk penataan paddock, tribun penonton, area parkir, hingga lapak UMKM. ”Sedikit lagi rampung,” tukasnya.
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross GTX Regional III Bali Nusa Tenggara (Bali Nusra) kembali digelar pada 26-27 Agustus 2023. Sebanyak 120 pembalap direncanakan berkompetisi dan menjajal lintasan Sirkuit 459 Lantan.
”Pesertanya dari Bali Nusra, sekitar 120 orang,” ucap Komandan Lapangan Kejurnas Motocross GTX Regional III Bali Nusra 2023 Bambang Supratomo.
Ia menuturkan, persiapan dan pembenahan lintasan dan jumping sirkuit terus dimatangkan. Termasuk izin dan administrasi lainnya sudah berjalan dan sedang dikerjakan. ”Tak lama lagi akan rampung,” timpalnya.
Dengan semakin dekatnya waktu pelaksanaan kejurnas, sambung dia, panitia penyelenggara diminta untuk melakukan persiapan dengan matang dan gerak cepat.
”Marshal juga harus sudah dipersiapkan, segala kebutuhan harus dipenuhi, tempat lapak-lapak pedagang. Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat khususnya pecinta balap motor, tetapi juga mendatangkan uang atau ekonomi bagi para pedagang,” terang Dirut PDAM Tiara Loteng ini.
Dari informasi yang diperoleh, Kejurnas Motocross GTX Region III Bali Nusra 2023 akan dimeriahkan sejumlah band lokal. Ajang ini juga melombakan 13 kelas dari kelas Kejurnas, kelas Kejurprov dan kelas supporting.
Kelas Kejurnas, antara lain, GTX 1 Trail Standar 4 langkah 155 cc Pro; Kelas GTX 2 Trail standar 4 langkah 155 cc Pemula; GTX bebek standar 4 langkah 110 cc dan 4 langkah 125 cc Pemula; GTX 5 Modifikasi 4 langkah hingga 125 cc pro.
Sementara Kelas Kejurprov antara lain, Trail standar 4 langkah 155 cc Pemula khusus pembalap lokal NTB; Bebek standar 2 langkah 110 cc dan 4 langkah 125 cc Pemula khusus pembalap lokal NTB.
Sedangkan Kelas Supporting antara lain, GTX 5 Bebek modifikasi 4 langkah sampai dengan 125 cc; Pro open Trail standar 4 langkah 155 cc Pro Open; FFA 2 langkah 155 CC dan 4 Langkah 250 cc; Pemula FFA 2 langkah 155 CC dan 4 Langkah 250 cc; Pro Open Sport dan Trail khusus Trabas; dan Special Engine 50 cc sampai 65 cc. (ewi/r11)