Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sumur Raden Rungkang di Janapria Mendadak Viral, Warga Anggap Berkah dari Ulama Karismatik

Redaksi Lombok Post • Minggu, 27 Agustus 2023 | 17:19 WIB

AIR MELIMPAH: Sejumlah warga bergotong royong menambah jumbleng sumur yang airnya tiba-tiba melimpah di tengah musim kemarau, di Dusun Kerembong Perok Timur, Desa Janapria, Kecamatan Janapria, Loteng.
AIR MELIMPAH: Sejumlah warga bergotong royong menambah jumbleng sumur yang airnya tiba-tiba melimpah di tengah musim kemarau, di Dusun Kerembong Perok Timur, Desa Janapria, Kecamatan Janapria, Loteng.
Sumur Raden Rungkang di Dusun Kerembong Perok Timur, Desa Janapria, mendadak viral di media sosial. Sumur yang biasanya kering kerontang dengan ajaib mengeluarkan air berlimpah-limpah. Warga pun berbondong-bondong mengambil air dari sumur, dipercaya menyembuhkan segala penyakit. 

 

LESTARI DEWI, Lombok Tengah. 

 

SEBUAH sumur bernama Raden Rungkang bikin heboh. Lama kering, sumur di Dusun Kerembong Perok ini mendadak berlimpah air meski saat ini musim kemarau.

Warga pun berbondong-bondong mengambil air sumur, karena dipercaya dapat menyembuhkan segala penyakit dan memberikan kesehatan. Dari video yang beredar, terlihat sejumlah warga meletakkan sejumlah kembang tujuh rupa di sekitar sumur dengan air yang meluber tersebut. 

Koran pun berkesempatan mengunjungi lokasi sumur Raden Rungkang. Berjarak dua kilometer dari jalan raya, menelusuri jalan rabat yang berkelok-kelok dengan pemandangan hamparan ladang cabai rawit dan tembakau di setiap kiri kanannya. Sungguh indah dan menakjubkan. 

Tiba di lokasi, ternyata sumur yang menggemparkan jagat maya itu berada di bawah jalan perkampungan. Ada jalan setapak yang harus dilalui dengan hati-hati agar tidak tergelincir. Sesekali Koran pun berpegangan dengan bebatuan ketika turun. 

Tak memakan waktu lama, Koran ini berada dekat dengan sumur Raden Rungkang. Sejumlah warga, khususnya laki-laki sedang bergotong royong menambah jumbleng sumur. Katanya, agar air tidak tumpah ketika melimpah seperti malam Selasa (22/8) lalu. Sedangkan, para ibu-ibu ada yang menyeduh kopi hitam, ada pula yang membantu mengeluarkan air sumur agar tidak mengenai acian semen.

Abdul Karim warga setempat menuturkan, sumur sedalam 13 meter itu sudah mengeluarkan air berlimpah selama tiga hari. Awalnya, ia masuk ke dalam sumur untuk menggali sumur. Di sana ia menemukan batu besar, setelah diangkat tak disangka air pun keluar semakin lama semakin banyak. 

”Sumur ini awalnya tidak pernah dipakai warga karena tidak ada airnya, sekarang Alhamdulillah ada buat kita pakai mandi, cuci dan lainnya,” ungkapnya pada Koran ini. 

Uniknya, alasan masyarakat berkeinginan menggali sumur disebabkan sebelumnya ada seorang tokoh ulama karismatik bernama Jupri Alkalimi Yahya memberikan wangsit. Melalui mimpinya akan ada sumur di dusun tersebut yang airnya dapat memenuhi segala kebutuhan masyarakat. 

Tokoh ini, kata Karim, merupakan cucu dari ulama karismatik dari Desa Jerowaru, Lotim yakni mendiang Tuan Guru Sibawaih. Sumur pun diberikan nama Raden Rungkang oleh tokoh tersebut, mengapa diberikan nama Raden Rungkang warga tidak mengetahui secara pasti.

”Memang orang alim seperti itu diberikan penerawangan oleh Allah SWT, jadi hal itu ternyata benar. Beliau sering datang kesini kasih pengajian tentang tauhid,” paparnya disambut warga lainnya. 

Selain wangsit, warga juga diminta untuk meletakkan seekor ayam tanpa diikat berada di sekitar sumur. Jika ayam diam disekitar sumur, maka benar akan ada air yang melimpah. Benar saja, ayam bercorak putih keabu-abuan tetap berada di sekitar sumur. Jika pada umumnya ayam akan pergi, ayam satu ini tidak. 

”Tuh lihat ayamnya, tidak mau pergi malah,” timpal Saimah warga lainnya. 

Warga bersyukur dengan adanya air sumur yang melimpah ruah di tengah kondisi musim kemarau saat ini. Beberapa bulan terakhir mereka sangat kesulitan mendapat air bersih, untuk minum saja mereka harus beli air isi ulang atau kemasan. 

Kini, di bibir sumur telah dipasang sejumlah pipa air untuk dialirkan ke rumah warga. Warga lainnya pun dipersilakan untuk mengambil air sumur sesuai kebutuhan. Direncanakan di sekitar sumur akan diplester, untuk memudahkan warga mencuci pakaian dan lainnya. (*/r11) 

Editor : Redaksi Lombok Post
#Lombok Tengah #Janapria #Sumur Raden Rungkang