LombokPost-Daerah hilir di Kecamatan Jonggat, Praya Tengah dan Batukliang di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) berpotensi terdampak banjir jika empat bendungan di sekitarnya jebol. Yakni, bendungan Jelantik, Batu Tulis, Pejanggik, dan Jurang Dao.
Sehingga melalui konsultasi publik ini fokus pada sosialisasi bagaiamana upaya penanggulangan bencana dan diperlukan penyusunan rencana tindak darurat (RTD) pada keempat bendungan tersebut.
"Diupayakan pengurangan resiko bencana melalui peningkatan koordinasi dan membangun pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bencana akibat infrastruktur bendungan," ucap Wakil Bupati Loteng HM Nursiah usai mengikuti rapat koordinasi di ruang rapat utama kantor bupati, Rabu (6/12).
Mantan Sekda Loteng ini berharap, dari pertemuan itu ada masukan dan komitmen dari stakeholder terkait dalam mendukung penyusunan RTD yang tengah disusun oleh tim ahli dari konsultan.
"Tanpa kolaborasi yang baik dan dukungan yang cukup dari pemerintah desa dan seluruh masyarakat tentu RTD Bendungan ini tidak optimal dalam upaya mitigasi bencana banjir," beber politisi Golkar ini.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Loteng Ridwan Ma'ruf menambahkan, saat ini masih membahas empat bendungan yang berada di tiga kecamatan tersebut.
Dalam rangka antisipasi bencana akibat banjir, diperlukan cara cepat penanggulangan bencana.
"Yang bisa bikin bendungan (jebol, red) biasanya infrastruktur bangunan, tinggi bendungan yang sudah tak mampu lagi menampung debit air dan lainnya," singkatnya. (ewi)
Editor : Marthadi