LombokPost-PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) mencatat serapan tenaga kerja lokal di Kawasan Eknomi Khusus (KEK) Mandalika pada tahun 2023 lalu mencapai 13 ribu orang.
Jumlah ini didominasi tenaga kerja perhotelan, sisanya sebagai marshall di Sirkuit Internasional Mandalika hingga petugas keamanan dan petugas kebersihan.
Jumlah ini diprediksi meningkat seiring dengan meningkatnya rencana investasi pada KEK Mandalika.
“Semakin banyak tempat yang baru berdiri maka akan membutuhkan tenaga kerja. Sebab, pembangunan KEK Mandalika dipastikan harus memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat serta terbukanya peluang tenaga kerja,” ucap Direktur Operasi ITDC Troy Warokka pada wartawan di Hotel Pullman Lombok, Kuta, Loteng, Selasa (26/3).
Ia menyampaikan, tidak lama lagi akan ada sejumlah pembangunan baru di KEK Mandalika.
Mulai dari, Galeri Perhiasan Mutiara, Hotel Jambuluwuk bintang lima, hingga beberapa hotel di kawasan Pantai Tanjung Aan.
Ini menunjukkan ITDC terus meyakinkan investor bahwa KEK Mandalika kian tumbuh berkembang.
“Pembangunannya ada yang dilakukan tahun ini, ada yang masih dalam berproses sembari kita memastikan semua klir dan clean,” katanya.
Tumbuhnya investasi yang menyerap banyaknya tenaga kerja lokal, kata Troy, harus pula dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) itu sendiri.
Sehingga pihaknya secara berkala memberikan pelatihan yang melibatkan sejumlah grup dalam ITDC Grup. Seperti, perhotelan, MGPA, ITDC maupun InJourney.
“Bentuk pelatihan ini beragam, ada berupa hospitality, berkaitan dengan race seperti marshall, pelatihan Bahasa dan sebagainya,” beber pria berkacamata ini.
Sebab itu, untuk mendukung pembangunan investasi tersebut maka penting menjaga kondusifitas dan keamanan daerah.
Serta membangun komunikasi dengan pemerintah daerah, provinsi dan pusat. Hingga kolaborasi bersama sejumlah BUMN untuk peningkatan pembangunan fasilitas di KEK Mandalika.
“Jadi bukan hanya kerja ITDC sendiri tapi sinergitas dengan semua pihak harus dapat. Insya Allah ini menjadi pertanda baik bagi semuanya,” harap Troy.
ITDC yang ditekankan untuk menggelar dua event internasional, kata dia, yakni MotoGP dan ASIAN Road Racing di Sirkuit Internasional Mandalika.
Termasuk kembalinya digelar balap mobil hemat energi atau Shell Eco-Marathon hingga beberapa rencana balapan mobil mewah lainnya.
Maka ini membuka peluang besar terserapnya tenaga kerja lokal dengan spesifikasi mumpuni.
“Kita sangat berharap semakin banyak yang dibangun disini, maka serapan tenaga kerjanya juga meningkat. Dengan catatan sesuai spesifikasi yang diinginkan, ini semua agar jangan sampai mengecewakan tamu atau customer yang datang ke KEK Mandalika,” tutup dia. (ewi)
Editor : Kimda Farida