LombokPost-Maraknya aktivitas judi online (judol) membuat Kepolisian Resor (Polres) Lombok Tengah (Loteng) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap ponsel milik anggota kepolisian.
Hasilnya, ditemukan ada beberapa anggota kedapatan bermain judol.
”Sudah kita lakukan sejak dua minggu lalu. Kita tidak pungkiri ada anggota yang kedapatan bermain slot saat dilakukan razia,” ungkap Kapolres Loteng AKBP Iwan Hidayat, Jumat (28/6).
Ia menuturkan, seharusnya kepolisian menjadi contoh baik untuk masyarakat, bukan malah ikut bermain.
Sebab itu pihaknya beri tindak tegas kepada anggota yang bermain judol.
"Jika masih dilakukan lagi, sanksi tegas seperti pencopotan anggota kita berikan," ungkapnya.
Selain melakukan razia di jajaran Polres, polisi sudah melaksanakan sosialisasi ke elemen masyarakat.
"Para kepala desa juga sudah mengajukan proposal untuk melaksanakan sosialisasi di wilayahnya," kata Iwan.
Sementara untuk lingkungan pendidikan, polisi akan melakukan kerjasama dengan organisasi pemuda untuk turun ke sekolah. Namun karena sekolah masih libur, terpaksa tertunda.
"Tapi ke depannya kita juga akan turun ke sana (Sekolah, red)," tuturnya. (ewi/r11)
Editor : Kimda Farida