Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Inovasi Baru Go Public di Mandalika Expo, Resmikan Call Center 112 dan Layanan TUNGGU

Lestari Dewi • Minggu, 20 Oktober 2024 | 09:07 WIB
Pjs Bupati Loteng Abdul Aziz meninjau pameran keris yang hadir dalam Mandalika Kuliner Expo 2024 di halaman eks kantor bupati, Praya, Jumat (18/10).
Pjs Bupati Loteng Abdul Aziz meninjau pameran keris yang hadir dalam Mandalika Kuliner Expo 2024 di halaman eks kantor bupati, Praya, Jumat (18/10).

Lombok Post-Mandalika Expo tahun ini sangat spesial.

Tidak hanya melibatkan para pengusaha UMKM yang memiliki ciri khas dan telah menjadi legenda di Lombok Tengah (Loteng) tetapi menjadi ajang merayakan kekayaan kuliner dan budaya daerah.

Menampilkan berbagai produk lokal, ajang ini mendukung pertumbuhan ekonomi dan memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk menunjukkan kreativitas mereka.

Hingga menampilkan fashion show yang melibatkan anak-anak usia 5 hingga 12 tahun.

“Ini adalah langkah positif dalam menumbuhkan rasa percaya diri dan kreativitas anak-anak kita, serta mengajak mereka untuk mencintai budaya daerah sejak dini. Terlebih ada pameran keris menjadi salah satu daya tarik, memperlihatkan warisan budaya yang harus dilestarikan,” ungkap Pjs Bupati Loteng Abdul Aziz usai membuka Mandalika Kuliner Expo 2024 di halaman eks kantor bupati, Praya, Jumat (18/10).

Pada Mandalika Expo ini, sambungnya, pemerintah daerah (pemda) juga melaksanakan gerakan pangan murah yang digagas oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Loteng.

Kegiatan ini bertujuan memberikan akses pangan yang terjangkau bagi masyarakat. Sehingga kebutuhan pokok dapat terpenuhi dengan baik.

“Dengan melibatkan petani lokal, kita berupaya menjaga kestabilan harga pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Bukan itu saja, pemda Loteng telah meluncurkan layanan “TUNGGU”, singkatan dari layanan adminduk sabtu minggu yang diinisiasi oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Layanan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses adminduk bagi masyarakat pada hari libur.

“Ini bentuk komitmen kita untuk meningkatkan pelayanan publik, sehingga masyarakat tidak kesulitan dalam mengurus dokumen penting,” papar Pjs bupati.

Terpenting, pemda juga meluncurkan layanan gawat darurat 112 yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Loteng.

Layanan ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan respons terhadap keadaan darurat.

Selain itu, masyarakat dapat dengan cepat menghubungi pihak berwenang dalam situasi yang memerlukan perhatian segera.

Sehingga dapat menyelamatkan nyawa dan harta benda ketika ada bencana alam atau kegawatdaruratan lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan layanan ini secara bijak dan tidak memberikan laporan palsu atau prank yang dapat mengganggu penanganan darurat yang sebenarnya,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Diskominfo Loteng Muhammad menambahkan, layanan panggilan darurat 112 telah diluncurkan Pjs Bupati Loteng.

Ini untuk memberikan respons cepat terhadap berbagai situasi darurat. Baik kedaruratan medis, kebakaran, bencana dan lainnya.

“Kami ditunjuk sebagai penanggung jawab utama operasional Call Center 112, dengan peran ini Diskominfo memastikan layanan darurat ini berjalan optimal dan merespon setiap panggilan dengan cepat dan tepat,” bebernya.

Layanan Call Center 112, sambung Muhammad, dapat diakses dari semua operator telepon seluler baik dengan atau tanpa sim card serta telepon rumah dan sepenuhnya bebas pulsa.

Layanan ini beroperasi selama 24 jam sehari agar memduahkan masyarakat untuk melaporkan kejadian darurat kapan saja.

“Kita harap masyarakat Loteng dapat merasakan peningkatan keamanan dan keselamatan melalui layanan respons darurat yang lebih cepat dan efisien,” tutupnya.

Kepala Disdukcapil Loteng Baiq Anita Nindiana mengatakan, program TUNGGU ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang dibuka mulai pukul 09.00 Wita hingga siang hari.

Layanan ini dalam upaya mendukung Pilkada Serentak 2024, sehingga warga yang telah memenuhi syarat untuk memilih bisa memiliki KTP.

“Program ini upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat,” sambungnya.

Pelayanan yang disiapkan, kata Anita, sama dengan pelayanan administrasi kependudukan saat hari kerja normal.

Mulai dari akta kelahiran, KTP dan KK serta surat keterangan kematian. Artinya, warga yang sibuk saat hari kerja, bisa datang saat hari libur karena pelayanan tetap dibuka.

“Stok belangko KTP maupun KK tidak ada masalah, saat ini jumlah warga Loteng yang telah lakukan perekaman e-KTP mencapai 99 persen dari total 760 ribu wajib KTP,” sebut Anita. (ewi)

Editor : Kimda Farida
#Lombok Tengah #Dinas Kominfo #Kuliner #Mandalika #expo #Disdukcapil #Pjs Bupati