Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dispertan Loteng Prediksi Musim Tanam Padi Dimulai Desember

Lestari Dewi • Minggu, 10 November 2024 | 07:55 WIB

 

MULAI DESEMBER: Sejumlah buruh tani menanam padi area persawahan Kecamatan Jonggat, Loteng beberapa waktu lalu.
MULAI DESEMBER: Sejumlah buruh tani menanam padi area persawahan Kecamatan Jonggat, Loteng beberapa waktu lalu.

LombokPost-Dinas Pertanian (Dispertan) Lombok Tengah (Loteng) memprediksi musim tanam padi dimulai pada Desember 2024. Seiring dengan turunnya hujan di sejumlah wilayah Gumi Tastura.

Namun kondisi tersebut belum begitu intens, sehingga kondisi tanah masih dinilai kering atau belum basah.

”Artinya musim tanam padi di Lombok Tengah ini dipengaruhi musim hujan. Tapi kita prediksi untuk musim tanam pertama pada musim hujan ini dimulai Desember 2024,” kata Kepala Dispertan Loteng Muhammad Kamrin pada wartawan, Jumat (8/11).

Ia mengatakan, jika curah hujan berturut-turut terjadi maka hal itu sangat memungkinkan para petani untuk melakukan persiapan musim tanam atau persemaian bibit tanaman padi.

Pengolahan tanah untuk tanaman padi tentu membutuhkan air yang banyak. 

Untuk wilayah Loteng bagian utara yang didukung dengan air irigasi, kata dia, telah bisa melakukan persiapan untuk menanam padi pada Desember 2024.

Namun, untuk wilayah Loteng bagian selatan belum bisa mulai melakukan persiapan tanam.

Sebab lahan sawah di daerah setempat mengandalkan air hujan atau sawah tadah hujan.

“November masuk musim hujan, Desember petani sudah bisa melakukan penanaman padi,” kata mantan kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Loteng ini.

Adapun luas sawah yang bisa ditanami padi pada musim penghujan ini mencapai 52 ribu hektare.

Kemudian pada musim tanam kedua biasanya mencapai 35 ribu hektare.

Sedangkan pada musim kemarau tiga di wilayah yang dekat dengan sumber mata air biasanya mencapai 15 ribu hektar.

“Target luas tanam di Lombok Tengah itu mencapai 90 ribu hektar per tahun,” jelasnya.

Kamrin mengimbau, kepada para petani untuk tidak terburu-buru dalam melakukan persiapan musim tanaman padi.

Lantaran kondisi hujan yang terjadi di November ini belum begitu intens.

“Tapi kalau curah hujan tetap terjadi pada pertengahan November ini, bisa dilaksanakan persiapan musim tanam,” tutup dia. (ewi/r11)

Editor : Kimda Farida
#Loteng #tanam padi #Hujan #musim