Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

TNI dan Polri Kolaborasi dengan Masyarakat Wujudkan Ketahanan Pangan di Lombok Tengah

Lestari Dewi • Senin, 2 Desember 2024 | 13:03 WIB

 

Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara hadiri kegiatan panen raya di Kelurahan Semayan, Kecamatan Praya, Loteng, Sabtu (30/11).
Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara hadiri kegiatan panen raya di Kelurahan Semayan, Kecamatan Praya, Loteng, Sabtu (30/11).
 

 

LombokPost-TNI/Polri berkolaborasi bersama masyarakat mewujudkan ketahanan pangan di Lombok Tengah (Loteng).

Seperti yang dilakukan Kodim 1620/Loteng, menghadiri kegiatan panen raya dan temu lapang Demfarm Standar Budi Daya untuk mendukung perluasan area tanam (PAT), di Kelurahan Semayan, Kecamatan Praya. 

Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Kav. Andi Yusuf Kertanegara mengatakan, pentingnya sinergi antara pemerintah, TNI/Polri dan masyarakat untuk meningkatkan produksi pertanian, sebagai salah satu langkah konkret untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

”Tugas kami sebagai TNI hanya mendampingi petani sehingga program ketahanan pangan ini berjalan dengan baik demi swasembada pangan dan kesejahteraan petani,” katanya, Sabtu (30/11).

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk terus mengembangkan inovasi di bidang pertanian. Serta menggunakan teknologi modern untuk meningkatkan hasil panen di masa depan melalui program pemerintah asa cita penguatan swasembada pangan.

“Harapan kami melalui kegiatan ini, dapat mengajak petani untuk terus menanam. Terlebih generasi muda yang perlu diajak untuk turut menanam padi, sehingga bisa secara kesinambungan mewariskan budaya bertani,” jelasnya.

Kepala Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) NTB Awaludin Hipi mengatakan, ke depan saat para petani setelah panen harus cepat semai dan tanam lagi. Sehingga tujuan pemerintah dan petani dapat tercapai.

“Petani harus semangat karena air sudah teratasi melalui pengadaan pompa. Ini salah contoh saja untuk mengatasi iklim el nino dimana kekurangan air dan ini sudah bisa diatasi dengan sistem pompanisasi,” terangnya.

Melalui panen raya ini, lanjut dia, menjadi momen penting untuk menunjukkan keberhasilan petani dalam memanfaatkan lahan yang ada, termasuk hasil dari pendampingan tim penyuluh maupun TNI.

“Ini adalah salah satu contoh keberhasilan panen. Ini juga menjadi motivasi untuk terus memperluas area tanam guna mendukung kebutuhan pangan lokal dan nasional,” tutup Awaludin.

Kapolres Loteng AKBP Iwan Hidayat menginstruksikan kepada para Bhabinkamtibmas untuk menggalakkan masyarakat memanfaatkan lahan dan sumber daya untuk ketahanan pangan.

“Pentingnya peran aktif Bhabinkamtibmas yang dekat dengan masyarakat untuk menginspirasi warga untuk memanfaatkan lahan kosong dan sumber daya yang ada di sekitar mereka,” katanya.

Ia mengungkapkan, beberapa personel Bhabinkamtibmas telah melakukan implementasi dengan memanfaatkan lahan kosong baik pekarangan maupun lahan di sekitarnya. Ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat binaan.

“Sudah diimplementasikan dengan memanfaatkan lahan kosong dan dijadikan sebagai tempat bercocok tanam, beternak hingga budidaya,” jelas Iwan.

Sehingga diharapkan para Bhabinkamtibmas dapat memotivasi warga binaannya dalam mengelola lahan kosong. Guna mendukung ketahanan pangan di Gumi Tastura dan NTB pada umumnya.

Kegiatan ini merupakan langkah konkret Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto di bidang ketahanan pangan. “Dengan adanya dukungan dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan masyarakat mampu mencapai ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan,” pungkasnya. (ewi/r11)

Editor : Marthadi
#Ketahanan #Lombok Tengah #kodim #NTB #Pangan #TNI