Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Serunya Balap Sampan di Bendungan Batujai Lombok Tengah, Objek Wisata Baru untuk Angkat Perekonomian Masyarakat

Lestari Dewi • Jumat, 23 Mei 2025 | 19:37 WIB
Sejumlah tim nelayan adu ketangkasan dalam ajang Balap Sampan yang digelar empat hari di Sungai Geleger, Bendungan Batujai, Kelurahan Perapen, Praya, Lombok Tengah.
Sejumlah tim nelayan adu ketangkasan dalam ajang Balap Sampan yang digelar empat hari di Sungai Geleger, Bendungan Batujai, Kelurahan Perapen, Praya, Lombok Tengah.

LombokPost - Beragam cara dilakukan masyarakat untuk mencari hiburan sekaligus mendorong perekonomian lokal. Salah satunya ajang Balap Sampan yang digelar di Sungai Geleger, Bendungan Batujai, Prapen, Praya.

---

“ADUH, sayang sekali peserta dari tim sampan (perahu, Red) nomor tiga harus terjatuh usai bertabrakan dengan sampan nomor satu. Sementara dari kejauhan tim sampan nomor dua berhasil sampai di garis finish meninggalkan rekan-rekannya,” teriak komentator pada ajang Balap Sampan disambut gemuruh ribuan penonton yang menyaksikan olahraga air dari tepi sungai Geleger, Bendungan Batujai, Prapen, Praya.

Riang gembira tampak jelas di setiap wajah warga yang datang menyaksikan kegiatan Balap Sampan yang kali pertama digelar. Bukti nyata bahwa masyarakat sangat membutuhkan hiburan lokal yang murah meriah.

Pada sisi kiri maupun kanan tepian sungai, masyarakat rela berdiri menyaksikan kegiatan yang dibuka langsung oleh pemerintah daerah.

Bahkan, beberapa meter dari tepian sungai juga tak luput dari kehadiran para pedagang yang mencari peruntungan dari keramaian tersebut.

Mereka datang menjajakan aneka kuliner lokal, mulai dari sate bulayak, pelecing kangkung dan urap-urap, hingga cemilan ringan dan minuman segar. Ada pula yang menyediakan jasa permainan anak-anak.

Pantauan Koran ini, lima puluh peserta yang berlomba adalah nelayan sekitar Bendungan Batujai. Mulai dari lingkungan Prapen, Sasake dan Tiwugalih. Mereka berlomba adu ketangkasan mendayung di atas aliran sungai.

Setiap satu sampan berisikan dua orang. Agar lebih aman para peserta juga wajib mengenakan baju pelampung yang disediakan panitia kegiatan.

Salah satu peserta Muhsin mengaku, antusias mengikuti perlombaan balap sampan itu. Meski sudah terbiasa mendayung sampan saat mencari ikan, namun ketika berlomba seperi ini dirinya harus mengerahkan seluruh kekuatan dan kerja sama tim. Agar arah laju sampan tetap terkendali.

Dia pun berharap kegiatan olahraga murah meriah seperti ini rutin digelar, khususnya dari pemerintah daerah.

“Sering-sering saja adakan seperti ini, warga sangat senang, kami pun gembira,” imbuh warga Prapen ini.

Diketahui, inisiator kegiatan yaitu Forum Peduli Pembangunan dan Pelayanan Publik (FP4) NTB. Forum ini sengaja menggelar ajang balap sampan di kawasan pinggiran sungai untuk mengangkat potensi obyek wisata lokal. Serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Sederhananya bagaimana NGO bisa hadir di tengah masyarakat, yang krusial saat ini bagaimana roda perekonomian warga bisa berjalan. Kegiatan ini menghadirkan ribuan pengunjung lokal,” ungkap Habibburahman selaku Ketua Panitia sekaligus Direktur FP4 NTB pada wartawan.

Sejumlah tim nelayan adu ketangkasan dalam ajang Balap Sampan yang digelar empat hari di Sungai Geleger, Bendungan Batujai, Kelurahan Perapen, Praya, Lombok Tengah.
Sejumlah tim nelayan adu ketangkasan dalam ajang Balap Sampan yang digelar empat hari di Sungai Geleger, Bendungan Batujai, Kelurahan Perapen, Praya, Lombok Tengah.

Dia menegaskan, pihaknya siap bersinergi dengan masyarakat dan pemda Loteng dalam mengentaskan masalah kemiskinan dengan menjadikan destinasi wisata baru. 

Mengingat disekitar pinggiran Bendungan Batujai terdapat sunset point yang indah bila dilihat dari atas perahu oleh pengunjung.

“Kita harapkan paling tidak bisa jadi destinasi wisata terbaru di Lombok Tengah, mudah-mudaham dengan adanya event ini dapat menggaet wisatawan lokal ataupun nanti mancanegara,” ucapnya.

Asisten II Setda Loteng H Lendek Jayadi mengatakan, event seperti ini dapat disandingkan sebagai acara olahraga ataupun perayaan untuk memperingati HUT Loteng ke depan.

Panitia pun disarankan untuk mengusulkan langkah-langkah ke depan menjadi bahan laporan kepada kepala daerah. 

Dia melihat antusias masyarakat datang menyaksikan kegiatan ini cukup besar. Sehingga kedepannya dibutuhkan pengelolaan kegiatan yang lebih baik dan membawa dampak positif besar bagi masyarakat.

“Saya sangat setuju jika Bendungan Batujai bukan sekedar genangan air seperti ini, tapi juga genangan ekonomi masyarakat, genangan cuan,” tutup dia.

 

Editor : Siti Aeny Maryam
#Lombok Tengah #objek wisata baru #Perekonomian #Angkat #Balap Sampan #bendungan batujai